Harapan-Harapan Masyarakat Terhadap Dewan Baru Menyeruak Dalam Diskusi Kobar

  • Share

SETU-Usai resmi dilantik, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi diharapkan jangan terjebak dalam euforia kemenangan dan bisa langsung memberikan kerja nyata untuk masyarakat. Hal itu mengemuka dalam diskusi publik yang diadakan panitia Kongkow Bareng (Kobar)  di Tugu Duren. kecamatan Setu Jumat (6/9).

Pasalnya, sejumlah permasalahan di Kabupaten Bekasi hingga kini belum dapat teratasi dengan baik.  Masyarakat menantikan kerja nyata anggota dewan baru dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Diskusi dengan tema “Pasca Pelantikan Dewan,  Perubahan di Kabupaten Bekasi” itu dihadiri puluhan elemen masyarakat. Kobar terselenggarakan atas kerjasama LSM Aspeda dan Ormas Oi Kabupaten Bekasi.

Wakil Ketua OKK Karang Taruna Kabupaten Bekasi,  Acep Juandi berharap para anggota dewan terpilih dapat menaruh perhatian khusus terhadap permasalahan sampah di Kabupaten Bekasi.

“Ketika diskusi di hotel @hom,  saya menolak keras perluasan TPA Burangkeng. Itu bukan solusi mau diluasi enam ribu hektar juga akan penuh.  Harus ada peraturan daerah agar setiap Kecamatan harus punya TPS sementara,”kata Acep.

Pokdarwis Kertarahayu, Slamet mengatakan saat ini hidup di Kabupaten Bekasi sudah tidak lagi nyaman. Permasalahan lingkungan masih belum dapat teratasi dengan baik.

“Mohon kepada dewan baru tidak lupa diri dan fokus dalam penghijauan, Kabupaten Bekasi sudah tidak nyaman lagi ditinggali dan saya mohon kepada dewan untuk memprioritaskan desa kami.  Mohon ditahan untuk perusahaan pembuang sampah tidak masuk wilayah kami,”tuturnya.

Ketua Ormas Oi Kabupaten Bekasi,  Abdur Rohman menyampaikan kurangnya penyaluran seni dan budaya di Kabupaten Bekasi menjadi permasalahan yang harus juga diperhatikan.

“Hari ini Oi Kabupaten Bekasi hanya bisa menanam pohon. Kita ingin dorong dinas pariwisata untuk membuat tempat seni dan budaya. Bukan berarti kita ga dipeduliin dewan ga bisa kerja,”kata Abdur.

Ketua Slankers Fans Club Kabupaten Bekasi,  Fauzi menilai pasca pelantikan dewan, para wakil rakyat harus kembali memupuk semangat anak muda agar tidak pesimis dalam membangun Kabupaten Bekasi.

Ketua Umum Aspeda,  Karta Wijaya mengatakan saat ini Kabupaten Bekasi membutuhkan pemuda yang dapat memberikan solusi, “Di Kota Bekasi ada kartu Bekasi sehat,  kenapa di Kabupaten Bekasi tidak?.  Padahal Kabupaten Bekasi wilayah industri terbesar.

Dalam diskusi itu tampak hadir Camat Setu Surya Wijaya. Ia memberi pandangan terkait sejumlah permasalahan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kebetulan saya lagi monitor, saya apresiasi akan adanya masukan kepada pemerintah. Sekilas saya mendengar pendapat dari kalangan-kalangan ini menjadi bahan bagi kami bagaimana kedepan melakukan perencanaan.

Acara ini harusnya dihadiri oleh tiga dewan terpilih yakni Edi Junaedi (Demokrat)  ,  BN Holik (Gerindra)  dan Budiyanto (PKS)  namun sayangnya ketiga dewan itu baru memberikan konfirmasi ketidak hadirnya setelah acara mau dimulai.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *