Perlombaan TTG Telurkan Banyak Inovasi dari Desa

  • Share
Perlombaan TTG
Kasi SDM dan TTG memberikan hadiah kepada pemenang perlombaan Ade Gentong yang juga merupakan ketua komunitas Cikarang Ethnic, Senin, 28 Oktober 2019. (Foto: Urbanjabar.com)

KABUPATEN BEKASI, Cikarang Pusat – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menargetkan 17 posyantek yang belum memiliki surat keputusan (SK) dari total 23 segera mengantongi SK.

Saat ini baru ada 6 posyantek yang memiliki SK, sehingga Peran Posyantek dalam inovasi Desa bisa semakin berkembang.

Kasi Pengembangan Sumber Daya Alam (SDA) dan Teknologi Tepat Guna (TTG), H. Apas, menjelaskan dengan nanti dari 23 posyantek yang berada di Kabupaten Bekasi tentunya DPMD berharap bisa melayani dan mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan Teknologi Tepat Guna (TTG) di desa masing-masing untuk dibentuk warposyantek.

“Ini yang kita lakukan sesuai amanat Permendes 23 tahun 2017, dan untuk TTG tersebut terdapat tiga kategori, baik dari kategori umum, pelajar dan mahasiswa,“ kata Apas kepada urbanjabar.com dalam acara penyerahan hadiah lomba TTG di Kampus ITSB Deltamas, Cikarang Pusat, Senin, 28 Oktober 2019.

Kumpulan berita seputar DPMD Kabupaten bekasi (klik)

Selain itu, hal ini juga menjelaskan bahwa untuk saat ini ada perlombaan kreasi yang terbuat dari ban bekas, sehingga kreasi yang dimiliki dari TTG tersebut bisa dibawa ke tingkat provinsi dan nasional.

Peserta lomba diikuti sebanyak 32 kelompok peserta baik dari kategori umum, mahasiswa dan pelajar tingkat kabupaten Bekasi.

“kita berharap hasil dari TTG yang ada diposyantek ini bisa sampai ketingkat provinsi sampai Nasional, dan bisa menghasilkan inovator-inovator yang bisa berguna di Kabupaten Bekasi itu sendiri, dan ini baru hanya tingkat Kabupaten,” ujarnya.

Sementara itu salah satu pemenang dari perlombaan TTG dari Komunitas Cikarang Ethnic yang diketuai oleh Ade Gentong yang mampu menciptakan limbah dari ban bekas menjadi aksesori, kursi cafe, dan pot tanaman.

“Saya berharap melalui lomba teknologi tepat guna tingkat kabupaten ini, masyarakat Bekasi bisa lebih berkembang lagi dalam dunia teknologi tepat guna dan sebagai peluang alternatif ekonomi pedesaan,” ucapnya.

(eug)
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *