DPMD Adakan Pembinaan Sipades

DPMD Kabupaten Bekasi 2
Kepala DPMD Ida Farida saat memberikan sambutan dalam acara pembinaan Sipades di aula kantor Desa Sukresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Rabu, 30 Oktober 2019 (Foto: Urbanjabar.com)
DEWAWEB

KABUPATEN BEKASI, Cikarang Selatan – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Ida Farida membuka kegiatan Pembinaan Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades) di aula Kantor Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Rabu, 30 Oktober 2019.

Acara turut dihadiri Kepala Seksi Pasilitas Aset Desa, Endin, Kepala Desa Sikaresmi, Nunung, Kasi Pemerintahan Cikarang Selatan, pendamping desa se-Kecematan Cikarang Selatan. Peserta yang mengikuti bimtek dari tim seskudes dan kasi Pemerintahan Desa se-Kecamatan Cikarang Selatan.

Dalam sambutannya Ida menegaskan, bahawa pengelolaan aset desa harus sesuai aturan. Sebab, aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dan memiliki kewajiban untuk melakukan pengelolaan aset desa guna meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut berdasarkan kemendagri yang telah mluncurkan aplikasi Sipades untuk pengelolaan aset desa yang berpedoman pada Peraturan Mendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang pengelolaan Aset Desa dan pedoman umum Kodefisasi Aset Desa.

Berita seputar DPMD Kabupaten Bekasi (lihat)

“Saya berharap melalui bimtek ini, para peserta serius mengikutinya dan juga menambah wawasan akan pentingnya pengelolaan aset desa. Sebab, salah satu kasus yang sering terjadi pada kepala desa adalah penyalahgunaan aset desa” katanya.

Menurutnya, masih kata ida, kegiatan ini salah satu mewujudkan pembinaan pemerintah daerah terhadap penyelenggaran Pemerintahan Desa dalam pelaksanaan sipades, muali dari perencenaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, penatausahaan sampai dengan pembuatan aset desa.

“Sekarang ini serba online, jadi semua kaur keuangan desa harus paham soal aplikasi sipades maupaun seskeudes. Bagai mana prosesnya, bagaimana penggunaannya. Mudah mudahan di tahun depan semua desa se-Kabupaten Bekasi sudah bisa melakukan nontunai,” pungkasnya.

(kui)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here