Warga Lambang Sari Dapat Pengetahuan Hukum tentang KDRT

Penyuluhan Hukum KDRT
Perwakilan Fakultas Hukum Ubhara menyampaikan materi kepada peserta, Kamis, 14 November 2019. (Sugiharta Urbanjabar.com)
DEWAWEB

KABUPATEN BEKASI, Tambun Selatan – Fakultas Hukum Ubhara Jaya memberikan penyuluhan hukum tentang urgensi pemahaman dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, di Kantor Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kamis, 14 November 2019. Penyuluhan hukum tersebut dipaparkan oleh Nina Zainab, Indra L Nainggolan, Clara Ignatia Tobing dan Rahmat Saputra.

Dalam materi yang dibawakan Nina Zainab yang merupakan Dosen Fakultas Hukum Ubhara Jaya mengatakan dalam penilaiannya bahwa pelaku KDRT dilakukan oleh suami, istri, anak, saudara maupun orang disekitar terdekat misalnya pembantu yang menetap dirumah tersebut. Perlu diketahui, KDRT itu dilakukan oleh seseorang dengan tindakannya bisa dalam bentuk fisik maupun psikis.

“Angka KDRT terkadang cenderung menurun. Karena dapat saja korban menutupi sendiri persoalan rumah tangganya, hal ini dianggap masalah domestik, yang tentu berdampak pula pada proses penegakan hukum KDRT,” kata Nina

Ia pun berharap agar masyarakat berperan aktif dalam pencegahan tindakan KDRT di lingkungan masyarakat sekitar.

“Saya juga menilai pentingnya partisipasi masyarakat dalam tindakan pencegahan KDRT didalam masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Rahmat Saputra menambahkan bahwa sanksi pidana bagi pelaku KDRT sudah diatur dalam Undang-undang, namun dalam tataran implementasi sangat beragam.

“Misalnya dalam hal pelakunya anak tentu akan dikaitkan dengan UU Anak,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti mengapresiasi terhadap Fakultas Hukum Ubhara Jaya yang telah memberikan pengetahuan hukum tentang KDRT terhadap masyarakatnya, menurut dia kegiatan seperti ini sangat bermanfaat sekali dan seyogyangnya dilakukan penyuluhan hukum terus menerus.

“Kami dari pemerintahan desa mengucapkan terimakasih sekali kepada tim fakultas hukum yang memberikan penyuluhan hukum, banyak pengetahuan yang bisa di petik dan warga pun sangat antusias sekali saya lihat. Kegiatan penyuluhan hukum bagus ini bakal menjadi kelanjutan kembali,” tuturnya.

(kuy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here