Jejen Sayuti Berharap Hasil Reses Masuk APBD 2020

  • Share
Anggota Komisi 2 DPRD Jawa Barat, Jejen Sayuti, menggelar reses di bilangan Desa Sukadami
Jejen Sayuti saat berbicara di hadapan masyarakat dalam kegiatan Reses di Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin, 2 Desember 2019. (Urbanjabar.com)

KABUPATEN BEKASI, Cikarang Selatan – Anggota Komisi 2 DPRD Jawa Barat, Jejen Sayuti, menggelar reses di bilangan Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Senin, 2 Desember 2019.

“Ada kegiatan reses DPRD Provinsi Jawa Barat, kaitan dengan reses ini pertama adalah, karena saya Komisi 2 akan saya optimalkan aspirasi mereka. Namun, bukan di situ saja masyarakat bisa memberikan aspirasi di lain itu bisa infrastruktur, pendidikan semua kita buka. Karena hasil reses itu saya akan berikan pada saat rapat fraksi,” kata Jejen saat diwawancarai urbanjabar.com.

Jejen pun meminta kepada Gubernur Jawa Barat agar hasil reses yang ia lakukan itu harus masuk pada program APBD tahun 2020, menurut dia, jika tidak masuk akan membuat kecewa masyarakat kepadanya.

“Hasil reses tadi pertama dengan kaitan Jalan Cikarang-Cibarusah yang saat ini akan kami optimalkan prioritasnya. Perlu diketahui bahwa program tersebut untuk biaya pembebasan lahan oleh Kabupaten Bekasi dan pembangunan oleh Provinsi Jawa Barat dan ini sekarang sedang berjalan, namun berkaitan surat tanah yang bermasalah ini menjadi salah satu permasalah pelebaran jalan,” tuturnya.

“Infonya Rp24 miliar akan dilakukan Kabupaten Bekasi pembebasan lahan ini menjadi kerjasama antara pihak kabupaten dan provinsi mensukseskan program ini. Ini merupakan salah satu prioritas pertama,” sambung dia.

Lihat juga berita ini: Reses anggota Komisi II DPRD Jabar di Situ Rawabinong

Kemudian, yang kedua yaitu persoalan pendidikan dimana ada sekolah tingkat SMA sederajat yang kurang di Setu lantaran baru ada 1 sekolah diwilayah tersebut dan warga meminta untuk tambahan sekolah di daerah setu.

“Nanti akan saya cek ulang dan kita akan prioritaskan pendidikan dengan penambahan sekolah di Kecamatan Setu,” katanya.

Kemudian, untuk ketiga kaitan dengan bagaimana pembibitan dan pelatihan, ke depannya dirinya ingin ada di Kabupaten Bekasi ada pembibitan tiap kecamatan dengan melakukan menanam buah mangga atau buah buahan di depan rumah masyarakat.

“Harapnnya tiga tahun mendatang jika itu berbuah itu akan bermanfaat sekali untuk masyarakat,” ucap Jejen.

Menurut dia, untuk kaitan dengan turap, apabila tidak tercover di Kabupaten Bekasi nanti DPRD Jabar akan bantu melalui anggaran provinsi.

“Saya harapkan hasil reses ini bisa masuk program tahun 2020 mendatang,” tandasnya.

(kui)
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *