Cara Penipu Loker Fiktif asal Bekasi Yakinkan para Korban

Penipuan Modus Penyaluran Tenaga Kerja asal Pelosok Bekasi Berhasil Bikin Korban Yakin
Gelar perkara kasus penipuan bermodus lowongan kerja di Mapolsek Pebayuran, Senin, 9 Desember 2019. (Foto: Gus)
DEWAWEB

KABUPATEN BEKASI, Pebayuran – AG dan JN berhasil menipu puluhan orang dari berbagai daerah dengan modus klasik: penipuan penyaluran tenaga kerja.

Bisnis ilegal itu mereka jalankan dari Pebayuran, sebuah kecamatan paling timur di Kabupaten Bekasi yang berbatasan langsung dengan Karawang.

Atas perintah JN, AG mem-posting informasi lowongan kerja palsu di media sosial. Tak butuh waktu lama, banyak yang tertarik melamar.

Kepada pelamar, mereka meminta biaya administrasi sebesar Rp5 juta. Dengan membayar uang itu, jaminan kerja di perusahaan terentu, kata mereka, sudah terjamin kepastiannya.

Agar korban lebih yakin, mekreka menggelar tes kesehatan bagi para korbannya. Belum sampai di situ, mereka juga membuat surat kontrak palsu. Hal itulah yang membuat para korban terlena selama beberapa saat.

Cerita Karang Taruna Adiarsa Timur: Jemput peraih emas SEA Games pakai mobil butut

Sampai, mereka bertanya-tanya soal kepastian kapan mereka bekerja? Jawaban itu tak kunjung mereka dapatkan, sehingga jalur hukum dipilih. Para korban berasal dari Karawang, Indramayu, Jakarta, sampai ke Cilacap.

Menurut keterangan Kepala Polsek Pebayuran, AKP Asep Romli, total ada Rp115.900.000 uang yang berhasil mereka kumpulkan dari para korban.

Asep menjelaskan JN, otak penipuan ini, masih buron. Polsek Pebayuran tengah memburu orang ini.

Sementara AG, yang sudah tertangkap lebih dulu, kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Pebayuran. Ia terancam Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman pidana penjara hingga 4 tahun penjara.

(eug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here