Dinsos Cepat Tanggap Layani Masyarakat

  • Share
Dinsos Cepat Tanggap
Tim UPTD Rumah Singgah Dinsos Kabupaten Bekasi dalam penanganan terhadap klien, Selasa, 14 Januari 2020. (Foto: Urbanjabar.com)

KABUPATEN BEKASI, CabangbunginDinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi kembali melakukan penanganan terhadap klien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) terlantar yang berlokasi di Kampung Cabangdua, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, tepatnya di area tempat pemakaman umum. Pasalnya keberadaan ODGJ tersebut meresahkan masyarakat sekitar, Selasa, 14 Januari 2020.

Kepala Dinsos Kabupaten Bekasi H. Abdilah Majid, SH., MM., dengan lugas menjelaskan kronologinya. Dari laporan masyarakat, Dinsos langsung berkoordinasi dengan Camat Cabangbungin. Setelah dilakukan koordinasi, Kepala Dinsos langsung memerintahkan Kepala UPTD Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Marsad beserta tim untuk turun ke lokasi tersebut.

“Kepala UPTD Rumah Singgah bersama tim dan didampingi Kades Lenggahsari, RT, Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) langsung melakukan Asessmen terhadap klien dan merujuk ke Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) untuk penanganan lebih lanjut ,” katanya kepada urbanjabar.com, Rabu, 15 Januari 2020.

Camat Cabangbungin, Drs. Taufiqurrohman, MM. dan Kepala Desa Lenggahsari mengucapkan terimakasih kepala Dinas Sosial beserta jajaran yang sudah tanggap dan cepat dalam menerima laporan dan penanganannya.

Berita seputar Dinsos Kabupaten Bekasi #Dinsos

Sementara itu di tempat yang berbeda, tepatnya di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Dinsos menangani anak terlantar berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 6 tahun.

“Ya, atas laporan masyarakat kamipun (dinsos) langsung merespon agar segera difasilitasi ke UPTD Rumah Singgah agar anak terlantar tersebut mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial. Untuk nantinya segera diupayakan reunifikasi dengan pihak keluarganya ,” ujarnya.

Selanjutnya, Tim Rumah Singgah melakukan asessmen terhadap klien untuk mendapatkan informasi. Berdasarkan pengakuannya anak tersebut bernama Syifa dan berasal dari Kota Depok. Akhirnya pada hari selasa pukul 20.30 klien Syifa direunifikasi dengan keluarganya.

(inf)

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *