Bibit Ajak Masyarakat Kabupaten Bekasi Perangi Korupsi

Bibit Samad Rianto
Ketum GMPK Bibit Samad Rianto sewaktu menghadiri peresmian GMPK Kabupaten Bekasi di Cikarang Utara, Selasa, 21 Januari 2020. (Foto: Urbanjabar.com)
DEWAWEB

KABUPATEN BEKASI, Cikarang Utara – Bibit Samad Rianto masih tampak segar dan sehat kala menghadiri peresmian cabang organisasi yang ia dirikan di Jalan Raya Industri Pasirgombong, nomor 155, Cikarang Utara, Selasa, 21 Januari 2020.

Organisasi tersebut bernama Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) yang ia dirikan selepas menjadi wakil ketua KPK pada 2011. Sejak berdiri tujuh tahun silam, organisasi ini telah memiliki 125 cabang. Kabupaten Bekasi adalah cabang yang terbaru.

Saat diwawancara, Bibit mengajak masyarakat mencegah dan memerangi korupsi di lingungannya masing-masing.

Selalu ada yang beda di Instagram Urbanjabar, follow yuk

“Masyarakat harus bergerak, harus bersuara, jangan hanya menerima nasib menjadi korban korupsi terus. Harus menghentikan, mencegah, dan menangkal korupsi,” katanya.

Kata dia, negeri ini penuh dengan koruptor, oleh karena itu masyarakat jangan tinggal diam dan menonton saja, tetapi mesti ikut berperan memberantas hal itu.

“Masyarakat jangan tepuk tangan saja ketika KPK menangkap koruptor. Begitu KPK dianiaya teriak-teriak. Jangan teriak-teriak, kita tangkal korupsi di tempat masing-masing,” katanya.

Purnawiran polisi berpangkat inspektur jenderal ini melanjutkan, siapa pun, tanpa pandang bulu, harus ditindak apabila terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Bibit Samad Rianto 2
Foto bersama para kader GMPK. (Foto: Urbanjabar.com)

Me-minimize Koruptor?

Ketua GMPK Kabupaten Bekasi, Sudi Dharma Marbun, mengaku yakin dengan arahan dan bimbingan strategi Bibit sebagai mantan wakil ketua KPK dalam urusan permasalahan mengenai korupsi.

“Kita akan bersinergi dengan institusi penegak hukum di Kabupaten Bekasi untuk me-minimize koruptor di Bekasi,” katanya.

Sudi melanjutkan, dengan kondisi seperti di Kabupaten Bekasi sekarang ini, masyarakat seharusnya lebih sejahtera. Tapi pimpinannya justru tersangkut kasus korupsi.

“Kami siap me-minimize tindakan para koruptor di daerah pencetak uang terbesar di Asia ini. Di bawah komando Pak Bibit, kami siap,” katanya.

Lihat juga berita ini: Si Pembobol ATM Tertangkap Gara-gara Arus Lalu Lintas

Langkah selanjutnya, Sudi bersama jajaran akan berkolaborasi dengan penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan.

Dari segi anggota, ia mengaku kompetensinya tak diragukan. Ada dari kalangan intelektual, akademisi, praktisi hukum, dan lainnya.

“Cukup lengkap lah. Kami sangat yakin kami bisa menjadi lembaga yang diperhitungkan di Kabupaten Bekasi ini,” katanya.

(eug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here