Pabrik Gas di Bekasi Meledak, Buruh Desak Revisi UU K3

Obon Tabroni
Obon Tabroni.
DEWAWEB

KABUPATEN BEKASI, Sukawangi  РPabrik gas PT Semar Gemilang (SG) yang terletak di Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi meledak, Senin, 27 Januari 2020. Akibat dari ledakan tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka dan mendapat perawatan intensif.

Terkait dengan adanya ledakan di pabrik gas tersebut, Wakil Presiden KSPI yang juga menjadi anggota Komisi IX DPR RI dari Dapil Bekasi, Karawang, dan Purwakarta turut berduka untuk buruh korban ledakan. Ia mendoakan agar cepat sembuh.

“Pengusaha PT SG tidak boleh lepas tangan. Wajib bertanggungjawab terhadap semua biaya yang dibutuhkan dalam proses penyembuhan para pekerja yang menjadi korban,” kata Obon melalui keterangan resmi, Selasa, 28 Januari 2020.

Follow Instagram Urbanjabar.com, klik

Dalam kesempatan ini, Obon mengutuk kelakuan pengusaha yang hanya berfikir untuk meraup untung besar tetapi tidak memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain itu, lanjut Obon Tabroni, UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kesehatan Kerja atau UU K3 perlu segera direvisi. Sehingga ledakan pabrik yang dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi tidak terulang lagi.

“Maka sangat urgent untuk segera melakukan revisi terhadap UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kesehatan Kerja. Sehingga beleid terkait K3 itu bisa menjawab tantangan zaman,” katanya.

Berita terkait #buruh

Dia juga mengingatkan kepada instansi yang bertanggungjawab di bidang ketenagakerjaan agar bersungguh-sungguh melakukan pengawasan terhadap perusahaan. Hal ini, salah satunya, untuk memastikan pihak pengusaha menerapkan K3 dengan sungguh-sungguh

“Agar nyawa buruh tidak begitu murahnya,” tegas Deputi Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini.

(sti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here