Penagih Utang di Bandung Tewas di Tangan Penunggak

Nyawa Penagih Utang di Bandung Melayang
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Gulfnews.com)

KABUPATEN BANDUNG – Seorang penagih utang bernawa Edward Silaban menghilang usai menagih utang kepada salah satu pegawai kedai mie di Jalan Raya Gandasari, Kecamatan Ketapang pada 25 Januari 2020 lalu.

Polresta Bandung menetapkan lima tersangka pembunuhan Edward. Mereka adalah DM, 20 tahun; SR, 21 tahun; DS, 23 tahun; AM, 20 tahun; dan IN, 21 tahun. Mereka ditangkap di rumah masing-masing.

Kelima orang itu, ucap Kepala Polresta Bandung Kombespol Hendra Kusuma, adalah suruhan dua tersangka lain, yakni LT, 26 tahun, dan RM, 19 tahun, yang baru ditangkap 3 Februari 2020 di sebuah pondok pesantren di Malang, Jawa Timur.

Follow Instagram urbanjabar untuk informasi lainnya, follow

Kedua otak pembunuhan ini membunuh penagih utang itu karena motif sakit hati akibat ditagih utang. Mereka berdua pun merencanakan pembunuhan terhadap Edward.

Edward diketahui tewas lantaran dikeroyok para pelaku. Mereka memukul korban menggunakan batu-bata. Korban juga ditenggelamkan ke dalam ember berisi air hingga tewas.

Berita seputar #kriminal di Urbanjabar

Kemudian, korban dibawa ke tempat lainnya. Motor matik korban ditemukan polisi disembunyikan dalam bedeng kedai mie tersebut.

“Posisi motor ditutupi kasur, dan sebuah kain saat ditemukan petugas,” kata dia, Minggu, 2 Februari 2020.

Barang bukti yang disita antara lain satu mobil Avanza berpelat D 1042 YBU, dompet hitam, sarung bercorak, baju, dan sampel darah.

 

(eug)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *