Ida Harapkan Independensi Panitia Pilkades 2020

Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menyampaikan sambutan, Selasa, 4 Febeuari 2020. (Foto: urbanjabar.com)

KABUPATEN BEKASI, Cikarang Selatan – Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2020 yang akan dihelat pada bulan April mendatang, panitia pilkades di 16 desa dari 11 kecamatan di beri pembekalan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi di Hotel Prime Biz Cikarang Selatan, Selasa, 4 Februari 2020.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Ida Farida mengatakan, ajang pemilihan kepala desa serentak tahun lalu cukup banyak dan berjalan kondusif walaupun ada juga yang terkena proses hukum.

“Kami berharap tentunya dalam kesempatan ini adalah kegiatan pembekalan. Berrbeda dengan sosialisasi-sosialisasi mungkin kemarin kita sampaikan yang notabenenya bapak dan ibu sebelumnya udah paham dari BPD dan tim sudah paham bagaimana tahapan-tahapan pemilihan pilkades. Karena ini acara enam tahun sekali perlu kita review kita refresh lagi,” katanya.

Panitia Pilkades 2
Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menyampaikam sambutan, Selasa, 4 Januari 2020. (Foto: Urbanjabar.com)

Dalam kegiatan pembekalan ini, saya berharap kepada seluruh peserta yang terpilih menjadi panitia adalah orang orang pilihan yang mendapatkan mandat di mana bapak dan ibu mendapatkan amanah untuk bisa mensukseskan penyelenggara pemilihan kepala desa ini secara jujur adil transparan dan juga tidak berpihak ada salah satu calon.

“Independensi dari panitia sangat diharapkan. Karena kalau panitia sudah belok ke kiri ke kanan alhasil pasti akan ada masalah. Bangun komitmen menjaga integritas sehingga pesta demokrasi di tingkat desa ini betul betul bisa terselenggara dengan sebaik baiknya,” katanya.

Ia menambahkan, dalam proses pilkades semuanya harus legowo, yang menang jangan membusungkan dada yang kalah jugan merasa rendah diri atau meluapkan emosional.

Ida berharap, ajang Pilkades jangan ini menjadi hal yang tidak diinginkan. Kita ingin kegiatan ini menjadi ajang yang bisa dicontoh kabupaten atau kota yang lainnya.

“ Pengennya begitu, Kabupaten Bekasi menjadi model. Orang-orangnya santun, bijak dan setiap menghadapi permasalahan tidak dengan emosional tapi di kaji dengan cermat sehingga keputusannya bisa menjadi keputusan yang terbaik,” pungkasnya.

(kui)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *