Ida Farida Berharap UPK DAPM Berinovasi

UPK DAPM
Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida, membuka kegiatan, Kamis, 13 Februari 2020. (Foto: Urbanjabar.com)
DEWAWEB

KABUPATEN BEKASI, Cikarang Selatan – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi menginginkan forum Unit Pelayanan Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) kerjasama dengan pemerintah dan dapat mendampingi masyarakat untuk kreatif dan berinovasi.

Hal tersebut dikatakan Kepala DMPD Ida Farida dalam acara Peningkatan Kapasitas Kelembagaan UPK DAPM. Acara turut di hadiri narasumber dari Kemendes PDTT dan dari P3MD dengan jumalah anggota sekitar 64 orang dari 16 Kecamatan, berlangsung di Hotel Citra Inn, Cikarang Selatan. Kamis, 13 Februari 2020.

“Kita ada 16 kecamatan dari 23 kecamatan yang mendapatkan alokasi kegiatan untuk PNPN mandiri sejak kepemimpinan Pak Susilo Bambang Yudhoyono, sampai dengan saat ini karena ada kegiatan simpan-pinjam yang berkembang di masyarakat tentunya uang ini harus terus dikembangkan ,” kata Ida dalam sambutannya.

Di Kabupaten Bekasi, masih banyak masyarakat yang terjerat dengan rentenir karena keberadaan bank emok atau bank pocong.

“Miris ya, mereka pinjam tiga juta mulangin bunganya sampai setahun gak lunas-lunas, jadi pokoknya gak lunas dan bungaya makin banyak,” ucapnya.

Follow Instagram Urbanjabar.com (follow)

Lanjut Ida, Sebenanya yang di harapkan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak adalagi yang namanya riba.

“Insya Allah kalau tidak ada riba tidak ada rentenir kita menjadi sejahtera,” katanya.

UPK DAPM 2
kegiatan acara Peningkatan Kapasitas Kelembagaan UPK DAPM. (Foto: urbanjabar.com)

Dengan mendatangkan narasumbar dari Provinsi saya berharapa bapak dan ibu harus sudah mulai di pilah dan di pilih, harus pada progresnya.

“Jadi perputaran uang dari tahun ke tahun itu mengalami kemunduran atau kemajuan. Kemudian paketnya juga, apakah hanya yang ada itu-itu saja atau mau dikembangkan”, terangnya.

Berita tentang DPMD Kabupaten Bekasi, klik #DPMD

Ida berharap kepada para peserta melakukan kerjasama dengan program BUMDes dan bisa saling bersinergi. Dengan inovasi-inovasi yang luar biasa, tentunya bagaimana UPK DAPM ini bisa mejadi patner.

“Saya gak mau kegiatan ini berjalan di tempat,” pungkasnya.

Walaupun kegiatan ini di lakukan daalam kurun satu hari epektif dan keinginan DPMD membedah secara tuntas dari seluruh pengelolaan di UPK ini betul-betul maju.

(kui)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here