Komisi II Bakal Kaji Praktik Sewa Kamar Apartemen di Cikarang

  • Share
Komisi II Bakal Kaji Praktik Sewa Kamar Apartemen di Cikarang
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno. (Foto: via FB Nyumarno Kerja)

KABUPATEN BEKASI – Wakil Ketua Komisi II DPRD kabupaten Bekasi, Nyumarno menyebut imbas dari praktik sewa kamar apartemen harian menjadi salah satu faktor penyebab turunnya okupansi hotel di Kabupaten Bekasi.

“Kalau berbicara okupansi turun ada beberapa faktor, salah satunya ada apartemen yang disewakan harian, itu ada kaitannya,” kata Nyumarno, Kamis, 13 Februari 2020.

Nyumarno menyebutkan jika apartemen harian menawarkan tarif yang jauh lebih murah dibanding hotel.

“Si apartemen itu menawarkan harga lebih murah malah dipajang diaplikasi seperti traveloka dan lainnya,” tuturnya.

Wajar jika pelaku hotel mengeluh akan adanya persaingan dengan apartemen.

“Apartemen itu kan hunian, kok disewakan. Harusnya bayar retribusi ke Pemkab dong, cetusnya.

Instagram urbanjabar.com siap untuk di-follow

Ia menilai sangat tidak adil jika Hotel saja ada retribusinya, tapi apartemen yang terdapat praktek disewakan harian atau bulanan, nggak ada retribusi yang masuk menjadi PAD ke Pemkab.

Nyumarno menjelaskan dalam waktu DPRD Kabupaten Bekasi akan mengkaji praktik sewa harian apartemen.

“Kita akan mengkaji permasalahan ini, dilihat regulasinya,”kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, okupansi hotel di Kabupaten Bekasi hanya berada sekitar 40 persen, artinya tidak sampai separuh total kamar terisi.

Berita sebelumnya

Lebih Murah Dibandingkan Hotel

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banyak ditemukan kamar apartemen yang dapat disewakan per hari. Pada situs airbnb.co.id, demikian dapat terlihat. Pada situs ini konsumen dapat mencari apartemen yang disewakan berdasarkan kota yang dituju.

Ketika kami memasukkan kata ‘Cikarang’ ke dalam kolom pencarian pada situs itu. Muncul 116 hasil pencarian pada kategori tempat menginap (lihat). Beberapa hotel dan apartemen masuk dalam daftar itu.

Sebagai contoh, pada daftar itu muncul GreenPalace Cikarang Apartement – AzaleaSuite yang menyewakan ruangan untuk 2 tamu dengan 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 tempat tidur, dapur, dan kolam renang dengan tarif $14 per malam atau setara dengan Rp 195.097.

Catatan: menggunakan kurs dolar per 6 Januari 2020 pada angka Rp13.935,50 per $1.

Kemudian nama The Oasis Cikarang juga muncul dengan beragam ruangan dan tarif yang beragam pula, mulai $13 (Rp 181.161) per malam untuk kamar berlabel cozy studio room, dan kamar dengan 2 tempat tidur $24 (Rp 334.452) per malam.

Tampilan AirBnB
Tampilan laman AirBnB.com

Sementara itu biaya menginap di hotel berdasarkan situs Traveloka.com, misalkan Hotel Ayola Lippo Cikarang berkisar Rp 531.250 per malam untuk superior room double, Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang mulai Rp 700.000 per malam untuk kamar deluxe, dan Hotel Java Palace Jababeka mulai Rp 804.600 per malam untuk kamar superior. Secara sekilas, tarif sewa kamar apartemen memang jauh di bawah hotel.

(sti)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *