Bimtek Tata Usaha Aset Desa Digelar DPMD Kabupaten Bekasi

Bimtek Tata Usaha Aset Desa Digelar DPMD Kabupaten Bekasi
Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, ida Farida, memberikan arahan kepada para peserta, Selasa, 25 Februari 2020. (Foto: Urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten BekasiDinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Penatausahaan Aset Desa Tahun Anggaran 2020 di Hotel Antero, Jababeka, Cikarang Utara, Selasa, 25 Februari 2020. Pada kegiatan tersebut, DPMD meminta agar untuk adanya Inovasi di desa.

“Sebagai penata usaha untuk aset desa harus punya inovasi dengan teknologi, jadi sudah tidak ada alasan sulit berkomunikasi. Banyak masalah-masalah yang muncul akibat penataan aset desanya yang belum rapi,” kata Kepala DPMD Ida Farida kepada urbanjabar.com.

Lanjutnya, aset desa bukan hanya Tanah Kas Desa (TKD). Di setiap membelanjaan dari Anggaran Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD) itu merupakan aset desa.

“Semua yang mendukung kepentingan pada infrastruktur di desa itu namanya aset, aset yang tidak bergerak dan itu harus tercatat. Kelemahan di Kabupaten Bekasi kalau sudah pilkades habis semuanya,” katanya.

Dari sekarang, sambung Ida, petugas harus mendata apa aja yang ada di desa. Kemudian data tersebut tersimpan di sistem dan terkoneksi ke DPMD dan kita juga bekerja sama dengan Pengeloalaan Arsip Nasional sehingga bisa lebih aman.

Bimtek Tata Usaha Aset Desa Digelar DPMD Kabupaten Bekasi 2
Peserta kegiatan Bimtek di Hotel Antero Jababeka, Cikarang Utara, Selasa, 25 Februari 2020. (Foto: Urbanjabar.com)

“Kami ada arsip sertifikat TKD, dan itu tidak kita berikan ke desa-desa . Jadi kalau ada kasus apa pun mereka datang ke kita,” ujarnya.

Katanya, apabila sistem sipadesnya tidak berjalan maka akan berdampak ke desa.

“Kami dari Dinas DPMD kepengennya siltap bapa ibu terbayarkan tiap bulannya, jadi kalau laporannya selesai, maka maka pencairannya pun cepat,” katanya.
Ida juga meminta kepada panitia lomba desa untuk lebih menilai terkait laporan-laporan aset desa.

”Kita akan berikan penghargaan pada HUT Kabupaten Bekasi, desa mana yang terbaiknya. Dan yang kita berikan penghargaan itu pejabat penata usaha aset desa, bukan kadesnya,” demikian Ida.

(kui)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here