Jumlah BUMDes Diharapkan Semakin Bertambah

Jumlah BUMDes Diharapkan Semakin Bertambah
Sosialisasi Perbup BUMDes di Swisbel-Inn, Cibitung, Rabu, 26 Februari 2020. (Foto: Urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Kabid Pemberdayaan Ekonomi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Harry Ubayana menyatakan, sesuai data terbaru terkait pembentukan Badan Usaha milik desa (BUMDes) oleh Pemerintah Desa (Pemdes) yang ada Kabupaten Bekasi, kini telah bertambah dari 120 menjadi 129 Bumdes di awal tahun 2020 ini.

“Dari informasi terbaru, ada tambahan 9 BUMDes yang didirikan oleh Pemdes. Namun, sebelumnya minta maaf saya lupa datanya desa mana saja itu, karena data ada di kantor,” kata Harry saat kegiatan sosialisasi Perbup BUMDes di Hotel Swiss-Berlin, Cikarang Barat, Kamis, 26 Februari 2020.

Dengan tambahan BUMDes baru ini, Harry berharap, beberapa Pemdes yang tersisa di Kabupaten Bekasi termotivasi agar dapat menyusul berdirinya BUMdes sesuai dengan potensi wilayahnya masing-masing.

“Dan kami mengharapkan, sosialisasi Perbup BUMDes nomor 9 tahun 2019 yang diadakan selama dua hari ini bisa mendorong berdirinya BUMDes lainnya,” ucapnya.

“Seperti yang saya sampaikan kemarin, harapan kami dengan kegiatan sosialisasi Perbup ini jumlah BUMDes bisa meningkat. Ya, syukur-syukur semua desa,” sambung Harry.

Menurut Harry, keberadaan BUMDes ini banyak sekali manfaatnya bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. Dan ini bukan hanya omong kosong, karena sesuai tujuan program milik Kemendes PDTT ini sudah ada sejumlah desa yang telah sukses membangun ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya melalui pengembangan unit usaha BUMDes tersebut.

“Jadi, kalau ingin lihat bukti bagaimana manfaat BUMDes untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dan desa, coba main-main ke desa yang telah berhasil memiliki BUMDes kategori maju di beberapa daerah, lihat bagaimana perubahan dari kondisi masyarakat dan desanya. Semua tinggal bagaimana Pemdes menggali potensi wilayahnya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, terkait tata cara dan pedoman pendirian BUMDes sendiri ada didalam Perbup yang sudah disosialisasikan dua hari kemarin. Diantaranya, pendirian BUMDes berdasarkan pertimbangan dan inisiatif Pemdes dan masyarakat, serta musyawarah desa untuk membahas potensi usaha, SDA,SDM, dan juga jumlah penyertaan modal untuk pembentukan BUMDes tersebut.

“Jadi, acuannya pendirian BUMDes itu memang sepenuhnya menjadi urusan Pemdes dan masyarakatnya. Terkait jumlah penyertaan modal itu sebenarnya tidak ada batasan, tapi di Perbup sendiri paling sedikit 51 persen dari APBDes yang penting penggunaan dana itu harus ada laporan secara tertulis, dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

“Intinya, berapapun penyertaan modal untuk BUMDes itu tak terbatas tapi yang penting bisa dipertanggungjawabkan dengan laporan secara tertulis, jangan fiktif. Dan satu hal, ketika ingin mendirikan BUMDes pastikan cari orang yang dipercaya di desa, dan benar-benar mumpuni di bidang usaha, kalaupun tidak ada tunjuk orang untuk diberi pelatihan khusus dan kalau mau murah ada tim pendamping juga untuk mereka dari Kemendes,” tambahnya.

Rincian Data BUMDes

Terpisah, Tenaga ahli pendamping dari Kemendes PDTT untuk Kabupaten Bekasi, Neneng Hasanah menyebutkan, 9 BUMDes yang baru didirikan atau terbentuk di wilayah Kabupaten Bekasi itu terbagi di empat kecamatan, yakni Muaragembong, Cikarang Timur, Cibitung, dan Cikarang Barat yang telah menentukan potensi desanya masing-masing.

“Rinciannya, 4 BUMDes di wilayah Cikarang Timur ada Jatibaru, Labansari, Karangsari, Cipayung, kemudian tiga BUMDes ada di Muaragembong, tepatnya di desa Pantaisederhana, Pantaimekar, dan Jayasakti. Dua lagi, di desa Muktiwari, Cibitung dan desa Gandasari di wilayah Cikarang Barat,” urai Neneng lewat pesan singkatnya.

Adapun dari tambahan sembilan BUMDes yang baru ini, Neneng menerangkan, kini total sudah ada 129 BUMDes berdiri di wilayah Kabupaten Bekasi.

Dari masing-masing BUMDes tersebut, lima kategori maju, 67 berkembang, dan 57 kategori pemula. Sementara, ada tiga kecamatan yang terdata seluruh desanya telah mendirikan BUMDes.

“Tiga kecamatan itu, Tambun selatan, Kedungwaringin, dan Cikarang Utara,” tutupnya.

(kui)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here