Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata Berantas Virus Korona

Puji Syukur, Warga Grand Wisata Sembuh dari Virus Korona
Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata bersama pihak puskesmas dan desa. (Foto: istimewa)

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Guna menanggulangi penyebaran covid-19 dan membantu orang dalam pengawasan (ODP) menjalani masa isolasi. Forum Komunikasi Warga Grand Wisata (FKW-GW) membentuk gugus tugas Covid-19 dimasing-masing Rukun Warga (RW).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata, Raihan Andri mengatakan Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata terdapat tiga bidang yang ditangani yaitu monitoring, pencegahan dan informasi data.

“Berkaca dari kasus yang sudah ada, belum ada persiapan, jadi panik harus melakukan apa. Kita inisiatif membentuk gugus tugas yang diikuti di masing-masing RW, sehingga seragam,” jelas Raihan.

Raihan menjelaskan Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata diisi oleh tim yang berkompeten seperti dokter-dokter yang tinggal di Grand Wisata. Gugus Tugas Covid-19 membuat standar operational prosuder (SOP) yang diterapkan di gugus tugas masing-masing RW.

“Grand Wisata itu terdiri dari tiga desa dan juga masuk Kota Bekasi sehingga akan sulit koordinasi kalau menunggu pemerintah setempat. kita sudah ada semacam SOP, sehingga penanganan seragam, dan memperhatikan kondisi dan kearifan lokal. Semua tim gugus tugas secara sukarela bekerja,” kata dia.

Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata Berantas Virus Korona 2
Flyer sosialisasi Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata.

Ia mencontohkan warga yang masuk dalam kategori ODP tidak akan dikucilkan oleh warga. Pengurus RW bahu-membahu dalam membantu warga yang berstatus ODP agar dapat fokus dalam menjalani isolasi mandiri.

“Warga yang masuk ODP kebutuhan kesehariab ditanggung dengan uang kas RW, jika bukan warga contoh ada tukang bangunan itu menjadi tanggung jawab forum. Begitu juga kebutuhan sehari-hari ODP dicatat dan dikirim,” paparnya.

Pihaknya pun terus memberikan edukasi bahwa pendemi ini harus ditanggulangi dengan kebersamaan dan bahu-membahu warga, sehingga masyarakat teredukasi ODP tidak harus dikucilkan.

“Kita ingatkan gugus dan pengurus, ODP harus kita ayomibdan bantu, karena mereka itu korban. Korona itu bukan aib. Kita juga rutin memberikan edukasi tentang korona dalam bentuk flyer yang dibagikan kepada warga,”tuturnya.

Sedangkan, untuk pencegahan di semua klaster, kata Raihan sudah diketatkan keluar masuk klaster. Seperti pengecekan suhu, tempat cuci tangan dan disinfektan.

Semua yang memasuki klaster Grand Wisata diwajibkan untuk pengecekan suhu dan mencuci tangan.

Puji Syukur, Warga Grand Wisata Sembuh dari Virus Korona 2
Flyer sosialisasi Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata.

“Tingkat kepedulian sangat tinggi dimasing-masing klaster. Kita rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke area klaster,” tuturnya.

Setiap warga yang baru datang dari luar kota akan didata dan diwajibkan melakukan isolasi mandiri.

“Saya harap warga Grand Wisata dapat mengikuti anjuran pemerintah, menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta social distancing,” harapnya.

Tak hanya itu, Gugus Tugas Covid-19 Grand Wisata juga akan membantu warga yang masuk kategori ODP di Desa Lambangsari dan Lambangjaya.

“Kita fokuskan membantu ODP didua desa itu karena mayoritas Grand Wisata di Lambangsari dan Lambang Jaya. Ada donatur dari warga yang juga membantu penangan Gugus Tugas,” tuturnya.

(sti)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *