DPMD Imbau Desa Percepat Permohonan Pencairan ADD

Ida Farida
Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Ida Farida. Foto: Urbanjabar.com
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi mengirimkan radiogaram kepada para kepala desa se-Kabuaten Bekasi agar segera menyampaikan permohonan untuk percepatan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD).

Kepala DPMD Bekasi, Ida Farida secara lugas menegaskan bahwa pihaknya memberikan batas waktu (deadline) laporan ADD sampai 10 April 2020 nanti.

“Kita berharap ADD ini paling lambat masuk ke sampai dengan 10 April,” kata dia saat ditemui urbanjabar di ruang kerjanya, Senin, 6 April 2020.

Sampai saat ini, sambung Ida, untuk permohonan pencairan ADD belum ada yang terkirim. Sehingga para camat di wilayah Bekasi agar tidak menunggu data desa lengkap.

“Misalnya di kecamatan itu ada membawahi 10 desa, jangan nunggu 10 dulu. Ya kalau ada 2 atau tiga desa yang sudah selesai langsung dikirim ke DPMD. Termasuk juga untuk pencairan untuk RT/RW dan penggali kubur juga sama,” bilang Ida.

Terkait pandemi covid-19, Ida mengaku telah melakukan imbauan penerapan social distabcing dengan pelaporan berlangsung secara online. Langkah itu diambil sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona tersebut.

“Jadi pembatasan yang dimasud adalah seluruh dokumen permohonan (pencaiaran ADD, red) berbentuk PDF. Tinggal mereka kirim lewat Gmail ke kita (DPMD, red). Dan yang aslinya dipegang masing-masing desa, sehingga tidak terhambat,” bilang dia.

Ida juga menegaskan anggaran Pilkades Serentak 2020 tidak diperbolehkan untuk penanganan covid-19. Di mana sebelum pelaksanaan, anggaran pilkades sudah ditransfer lantaran mekanismenya hibah.

“Jadi peruntukannya betul-betul untuk kegiatan pilkades. Kita yang masih tertunda hanya tinggal pencoblosan yang kita akan laksanakan 19 April. Nah ini dalam batas waktu yang belum ditentukan,” ujar dia.

Ida pun belum mengetahui penundaan Pilkades Serentak 2020 ini. Namun begitu, ia berharap wabah korona bisa segera teratasi.

“Kita doakan saja semua kembali normal. Kalau itu sudah selesai semua , Insaya Allah secepatnya kita gelar pilkades,” pungkasnya.

Ida menambahkan untuk Dana Desa (DD) di Kabupaten Bekasi yang bersumber dari APBN sudah dicairkan. Tercatat hingga Senin (6/4), 149 desa telah menerima DD tahap pertama dan tahap yang berikutnya masih dalam proses.

(kui)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here