Cibarusah Tangkal Penyebaran Virus Covid-19

Muhammad Kurnaefi
Camat Cibarusah, M. Kurnaefi. (Foto: urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Sebanyak 5.367 warga Cibarusah berpenghasilan harian terdampak pendapatannya lantaran adaya pandemi virus korona. Hal tersebut berdasarkan pendataan di masing-masing desa di Kecamatan Cibarusah.

Camat Cibarusah Muhhamad Kurnaefi mengatakan pihaknya sudah melaporkan data dari tujuh desa kepada Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.

“Kita sudah lakukan pendataan dan sudah diserahkan ke Dinsos. Data kita dapat dari masing-masing desa, Kecamatan hanya menampung data,” kata dia kepada awak media.

Ia mengatakan warga berpenghasilan harian yang terdampak terdiri atas pekerja di bidang perdagangan dan jasa skala usaha mikro dan kecil, pekerja di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan budidaya dan tangkap skala usaha mikro dan kecil, pekerja di bidang transportasi skala usaha mikro dan kecil, pekerja di bidang industri skala usaha mikro dan kecil, penduduk yang bekerja sebagai pemulung.

“Data ini di luar dari data penerima PKH. Desa menginput berdasarkan data baru yang dimatch dengan data lama. Saya harap dapat segera terealisasi,”ujarnya.

Untuk antisipasi penyebaran, Kurnaefi menjelaskan sudah menginstruksikan pemerinta desa membentuk gugus tugas ditingkat RT-RW agar dapat mencegah penyebaran virus korona.

“Sebagian desa sudah berjalan gugus tugas di tingkat RW. Warga yang hendak bepergian jauh dan pendatang agar dapat didata oleh pihak desa dan RW,” kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes Kabupaten Bekasi hingga saat ini belum ada warga cibarusah yang positif terinfeksi korona.

Lebih jauh Kurnaefi mengatakan, guna memutus penyebaran virus korona, Kecamatan Cibarusah adakan penyemprotan dispektan.

“Untuk upaya pencegahan kita di masing-masing desa adakan penyemprotan disinfektan. Apalagi sekarang dana desa bisa dianggarkan untuk pencegahan virus korona ini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kurnaefi juga sudah memberikan surat edaran ke beberapa Yayasan Pesanter yang ada di wilayah Kecamatan Cibarusah.

“Kalau ada santri yang tidak dipulangkan, biar dikarantina di pesantren. Dan kalau ada yang sudah pulang dan balik lagi tolong dilaporkan ke Gugus Tugas Covid-19 agar bisa dilakukan pemeriksaan, pendataan dan lain sebagainya,” pungkasnya.

(kui)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here