Proses Verifikasi BLT Dana Desa Diserahkan ke Pemdes, Kades Diminta Teliti

  • Share

CIKARANG PUSAT-Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Bekasi diminta dapat teliti agar Bantuan Langsung Tunai (BLT)  dana desa tepat sasaran dan warga yang menerima sesuai kriteria. Pasalnya proses verifikasi sepenuhnya dilakukan oleh pemdes.

Kepala Bidang Pemerintah Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Maman Firmansyah mengatakan BLT dana desa harus tepat sasaran dan berasal dari keluarga kurang mampu dan prasejahtera.

“Pokoknya datanya saya minta ke desa, silahkan desa memverifikasi siapa yang laik menerima bantuan, karena bantuannya ada tujuh sumber. Jangan sampai si a dapat bantuan dari dana desa sedangkan juga dapat bantuan juga dari yang sumber yang lain, ga boleh,”kata Maman saat rapat dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bekasi, Kamis (16/4).

Kepala Desa (Kades) harus dapat cermat dalam menentukan siapa yang berhak menerima BLT, “Semoga Kepala Desa betul betul memverifikasi. Calon penerima harus dimusdeskan , di SK-kan dan diajukan ke DPMD dan Bupati melalui Camat,”tuturnya.

Masyarakat desa yang memenuhi syarat akan mendapatkan bantuan Rp 600.000 per kepala keluarga untuk setiap bulannya selama tiga bulan ke depan dan dimulai pada April 2020. Total, per keluarga mendapatkan Rp 1.800.000 dalam kurun waktu tiga bulan

BLT sebesar 600 ribu selama tiga bulan akan dibagikan langsung ke warga penerima BLT dengan metode transfer langsung ke rekening,”Penerima harus membuat rekening BJB,”katanya.

Pemerintah pusat sendiri sudah mengeluarkan  Permendes Nomor 6 Tahun 2020 sebagai perubahan Permendes No 11 Tahun 2019. Isi dari Permendes ini pertama dana desa bisa dipakai buat BLT Dana Desa.

“Untuk BLT, Dana desa dibawah 800 juta 25 persen, 800 juta sampai 1,2 milyar 30 persen dan desa lebih dari 1,2 milyar 35 persen,”jelasnya.(kuy)

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *