Kasus UU Pencemaran Nama Baik Ketua DPRD, FSPMI Minta Polres Tindak Lanjut

  • Share
Polres Metro Bekasi
Polres Metro Bekasi. (Foto: Heikaku.com)

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Bekasi secara resmi melayangkan surat permohonan menindaklanjuti laporan masyarakat kepada Polres Metro Bekasi.

Surat bernomor 061/AL/KC FSMPMI/Bks/IV/2020 ini meminta kepolisian menindaklanjuti LP/384/245-SPKT/K/IV/2020/Restro Bekasi tentang pencemaran nama baik ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Sekretaris KC FSPMI Bekasi, Suparno menjelaskan, surat itu ditujukan langsung kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan agar kepolisian menindaklanjut kasus UU ITE dan juga UU No 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

“Jadi ini kasus diduga pencemaran nama baik terhadap ketua DPRD Kabupaten Bekasi yang dilakukan salah seorang oknum calon kepala desa di Cikarang dalam grup Whatsapp,” ucap dia, Jumat, 1 Mei 2020.

“Kenapa kita minta segera ditindaklanjuti? Kita memandang DPRD Kabupaten Bekasi ini adalah lembaga terhormat dan lembaga yang menjadi corong masyarakat untuk menyampaikan pendapat,” sambung pria yang akrab disapa Parno ini.

Sehingga, kata Parno, DPRD bukan untuk dilecehkan, apalagi dalam sebuah grup Whatsapp yang akan menjadi fitnah masyarakat.

Calon kades berinisial J itu menyampaikan kalimat yang dianggap mencemarkan nama baik terhadap Aria Nugraha, Ketua DPRD di Kabupaten Bekasi.

“KETUA DPRD SKR OON TDK SI IDELOGI SAMA BOCAH BEKASI.”

Oleh karena itu, Parno mewakili KC FSPMI Bekasi meminta polisi menindaklanjuti laporan tersebut.

Surat yang sama juga dilayangkan oleh Panglima Koordinator Daerah (Pangkorda ) Garda Metal Bekasi melalui surat 006/GM/FSPMI/Bks/IV/2020.

(sti)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *