Bentengi Desa Dari Korona, Pemdes Burangkeng Bekali RT/RW dengan Disinfektan

  • Share

SETU-Guna memutus mata rantai virus korona. Pemerintah Desa (Pemdes) Burangkeng, Kecamatan Setu membekali alat penyemprotan dan cairan disinfektan untuk seluruh RT/RW diwilayahnya.

Kepala Desa Burangkeng, Nemin memastikan cairan disinfektan sudah terdistribusikan untuk semua rt yang ada di Desa Burangkeng.

“Sudah kami distribusikan cairan disinfektan dan alat penyemprotan, semua didrop ke rw masing-masing. Pengurus RT/RW harus bergerak melakukan penyemprotan di wilayahnya masing-masing,”kata Nemin dalam siaran persnya.

Nemin mengatakan pengurus rt/rw harus rutin melakukan penyemprotan di lingkungan khususnya fasilitas sosial dan fasilitas umum yang berada di RT/RW.

“Mencegah penyebaran virus korona tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Semua masyarakat harus terlibat untuk memutus mata rantai penyebaran,”ujar dia.

Selain, penyemprotan rutin, dikatakan Nemin pengurus RT/RW juga sudah diminta aktif melaporkan semua kegiatan dan kesehatan masyarakat.

“Pengecekan suhu di masing-masing RW juga sudah dilakukan, seluruh warga dihimbau pake masker dan menerapkan pola hidup sehat,”tuturnya.

Burangkeng merupakan salah satu desa yang penduduknya mayoritas berasal dari warga perumahan yang mobilitas cukup tinggi. Dengan kesadaran masing-masing warga untuk mematuhu anjuran pemerintah diyakini dapat meminimalisir penyebaran korona.

“Tanpa kerja keras, tanpa kesiapan dan tanpa kesadaran masyarakat virus akan mudah menyebar. Jadi semua harus bahu-membahu,”tegas dia.

Hingga kini berdasarkan data yang dirilis Humas Pemkab Bekasi tidak ada kasus positif di Desa Burangkeng. Nemin berharap hal ini dapat terus dipertahankan hingga berakhir pandemi ini.

Ketua RT 003, RW 021 Desa Burangkeng, Febrian Rahmat mengatakan usai menerima cairan disinfektan dan alat penyemprotan pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh wilayahnya.

“Tadi sudah disemprot, dari perkarangan dan gagang pintu rumah warga. Adanya cairan disinfektan ini kita bisa rutin melakukan penyemprotan. Sebelumnya kita juga sudah melakukan penyemprotan secara swadaya,”kata dia.(red)

 

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *