Besok Polres Panggil HRD PT Sebastian Jaya Metal dan Serikat Pekerja

  • Share
PT Sebastian Jaya Metal
PT Sebastian Jaya Metal di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Utara. (Foto: Ist)

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – PT Sebastian Jaya Metal (SJM) bersama Pengurus Unit Kerja (PUK) dikabarkan akan dipanggil pihak kepolisian terkait pemecatan terhadap 65 pekerja anggota serikat.

Hal itu dibenarkan Sekretaris Konsulat Cabang (KC) FSPMI, Suparno ketika dihubungi awak media. Dua belah pihak akan dipanggil Polres Metro Bekasi Selasa, 12 Mei 2020.

“Iya benar, Polres memfasilitasi pengusaha dengan Serikat pekerja untuk mencari solusi. Semoga ada kabar baik dengan adanya rapat koordinasi ini,”kata Suparno dihubungi awak media, Senin, 11 Mei 2020.

Baca berita sebelumnya mengenai kasus ini: klik

Suparno mengatakan saat ini ke 65 karyawan yang juga anggota serikat statusnya sudah tidak bekerja. Padahal para karyawan masih ingin tetap bekerja di masa pandemi ini.

Suparno, mengecam upaya PHK terhadap 65 pekerja yang tergabung dalam PC SPAMK FSPMI PT Sebastian Jaya Metal (SJM). Dia menjelaskan pengumuman PHK pada Surat Pengumuman 005/SJM-HRD-IN/V/2020 diduga pribadi mengatasnamakan perusahaan.

“Dengan indikasi bahwa kopnya perusahaan, pengumuman perusahaan, tapi di bawah tanda tangan tidak ada jabatan sebagai perwakilan perusahaan,” katanya kepada awak media.

Oleh karena itu, katanya, surat itu tidak sah secara hukum karena tidak memenuhi syarat sebagaimana mestinya.

“Ilegal, diduga dia memanfaatkan kepentingan pribadi dengan memanfaatkan perusahaan dan kop perusahaan,” ucap dia.

Terlebih kata pria yang akrab disapa Parno ini, PT SJM hanya memecat anggota serikat yang bekerja di Plant Tambun. Sedangkan di Plant Jababeka tidak ada pemecatan, padahal semua anggota serikat FSPMI bekerja di Plant Tambun, sehingga kuat dugaan pemberangusan serikat.

(sti)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *