Wamendes PDTT Ingin Desa Pantaibahagia Jadi Desa Digital

Wakil Menteri Desa
Wakil Menteri Desa memperlihatkan ikan hasil petambak Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jumat, 10 Juli 2020. (Foto: istimewa)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Wakil Menteri Desa (Wamendes) Pembangunan Daerah Yertinggal dan Transmigrasi Budi Ari Setiadi mendorong Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, menjadi desa wisata digital, Jumat, 10 Juli 2020.

“Akses jalan menuju Desa Pantaibahagia harus dibangun, ditambah sinyal HP. Berarti harus di bangun dua titik tower, tunggal diajukan dan akan di bantu kemendes agar desa pantai bahagia Menjadi desa digital,” kata Budi kepada awak media, Jumat.

Menurutnya, percepatan teknologi yang berguna bagi masyarakatnya termasuk ibu-ibu rumah tangga, harus dilakukan untuk menunjang penjualan produk-produk sumberdaya alam, seperti ikan, kerang, udang dan lainnya.

“Dijual secara online, hal itu bisa meningkatkan ekonomi rakyat dan menambah pendapatan,” ujarnya.

Kata dia, jika ingin berhasil di masa pandemi ini harus bersama-sama gotong royong Dan juga membangun fasilitas kerja.

Lebih jauh Budi mengatakan, di sekeiling desa di Indonesia ada tiga komponen kunci utama desa maju, kedua SDM nya harus inovatif dan kreatif ketiga harus ada partisipasi masyarakat.

“Jadi, kades bukan hanya menyegarkan atau menyuburkan dan memakmurkan warganya desanya tapi harus bisa mensejahterakan. Sebab kalau warga desanya makmur dan sejahtera Pasti Kadesnya lebih sejahtera, Indonesia maju kalau Kalau desanya maju, desa maju Indonesia maju,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Ida Farida mengatakan, potensi Desa Pantai Bahagia sangat besar untuk dikembangkan, terutama sektor pariwisata.

Pihaknya bersama Bupati Bekasi telah berkomunikasi daengan seluruh kawasan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Jadi potensi yang di miliki desa ini nanyainya akan dipertemukan dengan perusahaan-perusahaan, tinggal bagaimana suplai kita di tingkatkan,” katanya.

Adapun untuk infrastruktur, kata Ida, pihaknya mengaku sudah koordinasi dengan perangkat daerah yang ada di Kabupaten Bekasi, termasuk pembanguan infrastruktur penunjang akses jalan menuju Desa Pantai Bahagia.

“Harus koordinasi juga dengan pusat, tidak perlu sulit karena kita tinggal berkomunikasi dengan kemendes,” pungkasnya.

(sti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here