Deklarasi Organisasi GPS Kabupaten Bekasi

DEWAWEB

Urbanjabar.com, Bekasi – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda atau OKP baru lahir di tengah krisis akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Organisasi yang bernama Gerakan Pemuda Sosial (GPS) ini dideklarasikan tepat dengan hari jadi Kabupaten Bekasi 15 Agustus 2020, berlokasi di Desa Sukaasih Kecamatan Sukatani Bekasi.

Salah satu pendiri sekaligus Ketua OKP GSP Muhamad Fauzi mengatakan, organisasi ini lahir sebagai solusi atas permasalahan kepemudaan di Bekasi, terutama gelombang PHK akibat pandemi.

“Insyaallah GPS berdiri dari tujuan baik untuk menjawab tantangan permasalahan krisis yang saat ini terjadi, PHK besar-besaran akibat Covid.” ucap Fauzi kepada pewarta.

Pria yang juga sebagai Ketua Slankers Bekasi Kabupaten ini menambahkan dari data BPS Bekasi masih menjadi daerah dengan tingkat pengangguran tertinggi kelima di Jawa Barat. Hal ini diperparah dengan resesi yang akan terjadi dan berpotensi terjadi gelombang PHK besar-besaran. Perlu ada alternatif solusi yang digagas.

“Data BPS jelas Bekasi masih urutan kelima pengangguran di Jawa Barat dan sekarang resesi ekonomi karena covid. Perlu ada gagasan baru dari kalangan pemuda di Bekasi.” tambah Fauzi.

Penyerahan Program Waroeng Rakyat kepada perwakilan Desa Sukaasih Sukatani

Di kesempatan yang sama GPS memperkenalkan program ekonomi kerakyatan yang bernama “Waroeng Rakyat”. Dimana ini akan didirikan di seluruh desa dan dikelola oleh setiap ranting GPS. Bentuknya berupa bantuan modal usaha dan pendampingan. Dengan produk saat ini multi payment dan multi kurir bekerjasama dengan sepuluh agen pengiriman barang.

“Alhamdulillah dalam kesempatan ini kita deklarasikan GPS bertepatan dengan hari jadi Bekasi. Dan kita perkenalkan program “Waroeng Rakyat” satu desa satu company, dari rakyat untuk rakyat. Kita bekerjasama dengan sistem multi payment dan sepuluh ekspedisi kurir di Indonesia. Ini kita kasih modal dan pelatihan.” ujar Fauzi.

“Waroeng Rakyat adalah solusi pengangguran untuk keluar dari krisis melalui UMKM makanya kita buat program ini.” tutup Fauzi.

(mdf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here