Langgar Protokol Kesehatan, Pedagang di Pasar Cikarang Dapat Hukuman 

Langgar Protokol Kesehatan
Salah seorang pedagang di Pasar Cikarang dihukum melakukan squat-jump karena tidak menggunakan masker, Sabtu, 5 September 2020. (Foto: urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan meninjau pedagang pasar kaki lima di simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC) Sabtu, 5 September 2020. Ia meminta para pedagang untuk tidak menganggu lalu lintas.

Pasalnya, masih banyak kedapatan pedagang yang menjajakan dagangan disiang hari. Padahal kesepakatan, pedagang kaki lima di tempat harus  bubar pada pukul 06.00 WIB, tapi nyatanya hingga pukul 08.00 WIB beberapa dari mereka masih bertahan di lokasi.

“Jangka pendek kita bersihkan pedagang di siang hari. Jangka panjangnya pedagang akan direlokasi sementara, karena lokasi dagang ini sangat tidak representatif,” kata dia.

Lanjut Hendra, polisi telah memberi marka berupa kotak kuning (yellow box), marka di tiap jalur di ruas Jalan Kapten Sumantri dan Yos Sudarso, serta pemberian median jalan dengan pewatas.

“Kita bekerja sama dengan Satpol PP untuk penertiban pedagang kaki lima. Ormas juga berkontribusi dalam menertibkan,” imbuh polisi berpangkat melati tiga ini.

Di sela tinjauannya, masih banyak pedagang yang kedapatan tidak memakai masker, alhasil Hendra meminta pedagang untuk melakukan push-up.

“Memakai masker ini jadi kewajiban, untuk melindungi diri kita dan orang lain, kalau kita tidak memakai masker sama saja membahayakan orang lain,” tegasnya.

(sti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here