Karang Taruna Setu Peringati Hari Jadi

Karang Taruna Setu 01
Ketua Katar Kabupaten Bekasi, Ahmad Taufik (kiri) dan Ketua Katar Setu, Acep Juandi (kanan), pada penyerahan tumpeng secara simbolis, Sabtu, 26 September 2020. (Foto: Dokumentasi Karang Taruna Setu)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Karang Taruna genap berusia 60 tahun pada hari ini, 26 September 2020. Karang Taruna di seluruh Indonesia memperingati hari bersejarah ini dengan beragam kegiatan.

Karang Taruna Kecamatan Setu tak ketinggalan memeriahkan peringatan hari jadi organisasi kepemudaan ini dengan bakti sosial. Tema yang diusung pada kegiatan bakti sosial adalah membantu pemerintah dalam menangani covid-19.

Sejak pagi, Karang Taruna di 11 desa di Setu sudah menggelar kegiatan masing-masing seperti penyemprotan disinfektan, sosialisasi adaptasi kebiasaan baru, dan pembagian masker.

Pembagian masker berlangsung di Simpang Tugu Durian. Ribuan masker dibagikan kepada pengendara yang berlalu-lalang di jalur padat kendaraan itu.

Karang Taruna Setu 03
Pembagian masker oleh anggota Karang Taruna di Setu, Sabtu, 26 September 2020. (Foto: Dokumentasi Karang Taruna Setu)

Acara puncak hari itu adalah pemotongan tumpeng dan makan bersama di halaman Kantor Camat Setu. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi, dan perwakilan kecamatan, serta koramil.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Setu, Acep Juandi, berharap agar kader Karang Taruna Setu dapat lebih kreatif, profesional dan menguasai teknologi.

“Agar ke depan kita bisa melawan tantangan zaman, karena pemuda adalah masa depan Indonesia,” ucap pria yang akrab disapa Leo ini, Sabtu, 26 September 2020.

Karang Taruna Setu 04
Persiapan penyemprotan oleh anggota Karang Taruna di Setu, Sabtu, 26 September 2020. (Foto: Dokumentasi Karang Taruna Setu)

Pada periode kedua kepemimpinannya, Leo berfokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di internal Karang Taruna.

“Banyak kader Karang Taruna yang masuk posisi lain, seperti pemerintahan desa, dan lain-lain. Tantangan ke depan lebih maju. Kita harus belajar terus,” ucapnya.

Dalam hal penanganan covid-19, Pria yang juga menjabat sebagai komandan Garda Sakti Sekata (GSS) ini, mengatakan anggotanya sudah terlibat sejak awal pandemi karena di tingkat desa banyak mereka yang masuk pada Gugus Tugas.

“Ke depannya, hal terkecil mulai dari diri kita sendiri. Kita biasakan pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” demikian Leo.

(sti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here