Begini Akal-Akalan Kades Gunakan Dana Desa untuk Perumahan yang Belum Serahkan Fasos-Fasum

Ilustrasi uang. (Foto: Jaringanmedia.co.id)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Meski dana desa tidak diperbolehkan untuk pembangunan di kawasan perumahan yang belum melaksanakan serah terima fasos-fasum ke Pemerintah Daerah (Pemda). Faktanya banyak Kepala Desa tetap memaksa membangun di perumahan

Usut punya usut, Kepala Desa diduga menyamarkan laporan dengan tidak mencantumkan nama perumahan, hanya mencantumkan RT/RW beserta dusun saja di laporan.

“Iya, dulu kita akali tidak mencantumkan nama perumahan hanya RT RW saja, agar lolos verifikasi. Kalau dicantumkan nama Perumahan dan belum melakukan serah terima emang ga boleh,” kata salah satu mantan Kepala Desa di Kabupaten Bekasi, Rabu, 30 September 2020.

Ia menyebut hal itu dilakukan, agar warga perumahan yang belum serah terima fasos-fasum dapat menyerap pembangunan. Pasalnya perumahan yang belum serah terima juga tidak bisa menyerap APBD.

“Contoh di kita, perumahan lama pengembangnya sudah kabur. Kita kesulitan mencari informasi pengembangnya. Jadi puluhan tahun belum ada serah terima,” kata dia.

Menurut dia di Kabupaten Bekasi banyak pengembang yang pergi begitu saja usai membangun tanpa melakukan serah terima ke Pemda.

“Kalau belum serah terima ya kasihan warganya. Sulit mendapatkan fasilitas pembangunan dari pemerintah. APBD pun tidak bisa diserap,” tuturnya.

(sti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here