Pemda Jabar akan Sampaikan Penolakan terhadap Omnibus Law kepada DPR RI dan Presiden

Pemda Jabar akan Sampaikan Penolakan Omnibus Law kepada DPR RI
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menemui massa di depan Gedung Pakuan, Jawa Barat, Kamis, 8 Oktober 2020. (Foto: @infobandungkota lewat Instagram)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kota Bandung – Aksi massa di sejumlah daerah, termasuk di Kota Bandung, terjadi, Kamis, 8 Oktober 2020. Demonstran terdiri atas massa buruh dan mahasiswa.

Kepada massa yang berdemonstrasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menyatakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

RK, sapaan akrab gubernur, mengirim surat kepada DPR RI dan Presiden Joko Widodo terkait penolakan demonstran.

Surat bernomor 580/4396/Disnakertrans yang ditandangani langsung oleh RK itu berisi penyampaian aspirasi massa.

“Sudah saya tanda tangani dan akan dibacakan oleh perwakilan buruh, besok pagi akan dikirimkan Pemda Provinsi Jawa Barat kepada Presiden Jokowi,” ucap RK yang disambut tepuk tanggan dari massa.

Kemudian surat itu dibacakan oleh pimpinan demo kepada massa yang berada di sana.

“Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyampaikan Aspirasi dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang menyatakan dengan tegas Menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi Undang-Undang”

Surat ini akan dikirim secara resmi oleh Pemda Provinsi Jawa Barat kepada DPR RI besok, Jumat, 9 Oktober 2020.

Aksi massa hari ini merupakan aksi hari ketiga dan terpantau aman dan tertib dibandingkan demo hari pertama dan kedua.

(eug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here