DPRD Kabupaten Bogor Belajar Pelayanan Pandemi ke Kota Bekasi

DPRD Kabupaten Bogor Belajar Pelayanan Pandemi ke Kota Bekasi 2
Foto bersama antara Pemkot Bekasi dengan anggota DPRD Kabupaten Bogor, Senin, 10 Oktober 2020. (Foto: Humas Pemda Kota Bekasi)
DEWAWEB

Kota Bekasi – Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka koordinasi, konsultasi, dan studi banding terkait proses pelaksanaan pelayanan publik (perijinan) dalan masa Pandemi di Kota Bekasi.

Ketua Komisi 1 DPRD Kab. Bogor, Usep Supratman menjelaskan perihal kedatangan mereka ke bumi patriot.

“Kedatangan Kami bermaksud ingin melihat dan berkonsultasi mengenai Mall Pelayanan Publik (MPP)di Kota Bekasi, karena adanya covid-19 kami hanya akan melakukan tanya jawab maupun diskusi terkait inovasi pelayanan dari Pemkot. Bekasi semasa pandemi ini,” ucap dia kepada wartawan, Senin (13/10/2020).

Sebelumnya telah diinformasikan bahwa tamu luar daerah yang mau berkunjung di Kota Bekasi harus melalui rapid test terlebih dahulu karena sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Bergantian pada acara yang sama mewakili Kepala Dinas DPMPT-SP Kota Bekasi karena berhalangan hadir menemani Kepala Daerah, Kabid pengelolaan data DPM PTSP, Tati Hartati bersama Kasie dan jajarannya serta Kasubag. FHUM-KD, Herman.

Tati Hartati memaparkan mengenai beberapa pelayanan yang telah dibuat oleh DPMPT-SP diantaranya Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Gerai Pelayanan Publik (GPP)

“Pemilihan posisi MPP dan GPP mempertimbangkan dengan cakupan wilayah yang dijangkau, sehingga hampir seluruh masyarakat Kota tidak perlu jauh-jauh ke Dinas selain itu sudah dilengkapi juga dengan proses pelayanan dari beberapa dinas terkait,” katanya.

Pemilihan Mall yang kurang diminati sebagai MPP, diharapkan bisa meningkatkan perekonomian Mall tersebut.

“Saat ini, DPMPT-SP Kota Bekasi sedang melakukan renovasi di Mall Pelayanan Publik diharapkan pekerjaan akan selesai akhir November 2020,” ucap dia.

Proses renovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan diantaranya ; perijinan online (silat), one day service, digital signature (ttd digital), simp lokasi perijinan, aplikasi terintegrasi dengan dinas teknis, integrasi pelayanan online single sub mission (oss).

Terakhir, Tati juga mengungkapkan tentang rencana dibuatnya pelayanan gerai nikah bagi para pasangan yang ingin menikah.

Acara dilanjutkan dengan dialog interaktif, foto bersama, dan tukar menukar cinderamata antara DPRD Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Kota Bekasi.

(umk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here