IDN Dukung Otsus Jilid II, hanya Saja Perlu Beberapa Evalusi

Amir Wata (Direktur Eksekutif IDN Akademik)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Jakarta – Bukan hanya Isu Otsus jilid II untuk Papua menjadi perbincangan oleh kalangan pemerhati Papua, tetapi juga baru-baru ini isu tentang pemekaran Papua Selatan menjadi Provinsi juga menjadi bahan diskusi oleh banyak kalangan pemerhati papua. Salah satunya Direktur Indonesia Democracy Network (IDN) Amir Wata mengaku sangat mendukung langkah pemerintah terkait diperpanjangnya kebijakan Otsus jilid II dan pemekaran Papua selatan menjadi Provinsi.

“Pertama, pada prinsipnya IDN mendukung yang dilakukan pemerintah pusat terkait Otsus jilid 2, hanya saja dengan catatan apa yang kurang pada Otsus I harus dievalusi sehingga otsus jilid II nantinya betul-betul dapat dirasakan oleh warga Papua”, ucap Amir saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan webinar yang bertajuk “Narasi damai di Bumi Cendrawasih; Antara Otsus dan Pemekaran di Papua”, Kamis (15/11).

Selain Otsus II, pemuda yang akrab dipanggil Amir ini juga mendukung rencana pemekaran Papua selatan menjadi provinsi. Menurutnya, selama itu dapat membawa kesejahteraan orang Papua maka perlu diapresiasi. Hanya saja, ia menilai masih banyak masyarakat Papua meminta agar rencana pemekaran itu dikaji sehingga pemekaran Papua dapat membawa masyarakat asli Papua lebih sejahtera.

“IDN sangat mendukung permintaan masyarakat asli Papua untuk melakukan kajian pemekaran di Papua Selatan dan Papua Pegunungan. selama itu adalah demi kesejahteraan masyarakat Papua,” jelasnya.

Sebagaimana lazim, Otsus Papua akan berakhir tahun 2021, dana 100 triliun lebih tersebut digunakan dalam rangka menyentuh berbagai sektor untuk kemajuan Papua.

Budi Arwan selaku Kasubdit Otsus Papua dan Papua Barat, Dirjen OTDA, Kemendagri RI mengaku bahwa masih ada isu yang bias terkait Otsus Papua.

“Isu yang bias itu karena, OTSUS dianggap sebagai kebijakan penyaluran dana semata tanpa check and balance. Selain itu, kurangnya awerenes dan sense of belonging masyarakat terhadap kebijakan dan dana otsus,” ucap Budi Arwan, di webinar yang sama.

Webinar yang mengangkat tajuk “Narasi Dama Bumi Cenderawasih; Antara OTSUS dan Pemekaran di Papua,” juga menghadirkan wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin sebagai keynote speaker.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here