Pelayanan  Desa Cibening Terhenti, Apdesi: Bimtek Jangan di Hari Kerja

DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Kabupaten Bekasi menilai Pemerintah Desa (Pemdes) Cibening, Kecamatan Setu seharusnya melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di hari libur. Bukan di hari kerja sehingga tidak menganggu pelayanan.

Hal ini menanggapi viralnya pemberitaan terkait pelayanan Desa Cibening terhenti akibat aparatur desa melaksanakan bimtek di Garut pada Senin dan Selasa (26-27/10).

Sekretaris Jenderal Apdesi Kabupaten Bekasi, Jaut Sarja Winata menilai Bimtek tidak boleh menganggu pelayanan administrasi desa, “Idealnya  Bimtek tidak dilaksanakan di hari kerja. Pelayanan harus tetap dijalankan,”kata Jaut.

Bimtek dikatakan Jaut memang penting, namun sama sekali tidak boleh mengurangi pelayanan administrasi desa,”Pelayanan desa tidak boleh terhenti sama sekali,”kata dia.

Kejadian ini menurut Jaut menjadi pembelajaran untuk seluruh desa. Ia pun meminta Bimtek dilaksanakan pada hari libur,”Desa juga lain juga harusnya berkoordinasi dengan DPMD dan Apdesi. Biar kami juga ada data,”ujar dia.

Bimtek kata Jaut memang dianggarkan pemdes, “Mau Bimtek dimana saja tidak ada masalah. Yang penting tidak boleh mengurangi pelayanan. Saya harap tidak ada lagi yang seperti ini,”ucapnya.

Sebelumnya diberitakan warga yang datang ke Desa Cibening, Kecamatan Setu kecewa lantaran pelayanan kantor desa tutup selama dua hari berturut-turut, Senin dan Selasa 25-26 Oktober 2020.

Hal ini akibat, seluruh  aparatur pemerintah (Pemdes) Desa Cibening melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Garut selama dua hari.

“Iya, tadi mau ngurus berkas balik lagi, kantor desa tutup. Ga ada pengumuman resmi. Hanya ada tulisan kertas ditempel di pintu. Jadi mau ga mau balik lagi besok,”kata salah satu warga.

Berdasarkan pantauan, pintu kantor desa ditutup rapat hanya ada penjaga dan staf BPD yang berada area halaman, gerbang halaman kantor desa pun hanya dibuka setengah.

Terdapat pengumuman bertuliskan, “Tidak Melayani Seperti Biasanya, Karena Sedang Pelatihan/ Bimtek Keluar Daerah”tulis pengumuman tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto sangat menyayangkan langkah yang diambil Pemdes Cibening yang harus menutup pelayanan.

“Sangat disayangkan, ini masalah manajemen, pelatihan bukan tidak boleh karena mungkin sudah masuk perencanaan dan ada anggaran,”tuturnya.

(sti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here