Ketua BPD Ciledug Jelaskan tentang Proyek TPT Kali Sadang

  • Share
Proyek TPT Kali Sadang
Salah satu lokasi proyek Kali Sadang, Desa Ciledug, Setu. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Keluhan masyarakat tentang proyek tanggul penahan tanah (TPT) Kali Sadang di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, kini terjawab sudah.

Ketua BPD Ciledug, Eras Rasidi, menjelaskan pihaknya mengundang semua anggota BPD beserta pihak-pihak yang terkait ke kantor Desa Ciledug.

“Kita diskusi untuk menyamakan persepsi dalam konteks bantu bagaimana kelancaran pelaksanaan proyek Kali Sadang ini. Kita juga hadirkan dari kontraktor,” kata dia didampingi anggota BDP lain, Kamis, 12 November 2020.

“Setelah mendengar pemaparan, secara kelembagaan, kita klarifikasi tidak ada oknum BPD sebagaimana yang beredar di pemberitaan,” sambung dia.

Ia memaklumi hal itu sebagai asumsi dan pandangan dari masyarakat. Yang penting, kata dia, segenap unsur pemerintahan desa, termasuk BPD, bahu-membahu mengawasi pelaksanaan proyek TPT senilai Rp800 jutaan untuk mengatasi banjir itu.

“Alhamdulillah sudah dianggarkan yang dibiayai oleh APBD. Pemdes, bersama-sama BPD mengawal itu. Sesuai RAB, proyek itu 387 meter,” katanya.

Eras Rasidi
Ketua BPD Ciledug, Eras Rasidi. (Foto: Istimewa)

Soal plang yang sempat ditanya warga, Eras menjawab ada miskomunikasi karena kontraktor yang belum berkomunikasi terhadap pihak desa saat awal pengerjaan.

“Jadi tidak benar ada oknum di tubuh BPD. Justru teman-teman ikut serta aktivitas perbantuan dan pengawalan, monitoring. Prinsipnya kita menyambut baik demi kebaikan dan keberlangsungan pengerjaan itu.

Saat berdiskusi dengan kontraktor, Eras berharap pengerjaan sesuai dengan RAB. Tidak ada material yang dikurangi, dan tidak boleh ada ketimpangan saat pengerjaan.

Ada 4 titik proyek TPT Kali Sadang. Titik pertama di wilayah RW 08, dan tiga titik lainnya di Griya Setu Permai.

“Kita ingin pengerjaan tidak dari hulu ke hilir, tapi pengerjaan serentak di 4 titik itu. Ini jadi skala prioritas dan urgensi karena menjelang musim hujan,” kata dia.

Dia berharap pengerjaan itu dapat berjalan lancar dan optimal agar ditasan terutama warga yang berada di dekat Kali Sadang.

Sesuai RAB, proyek itu ditenggat waktu 15 Desember 2020. Dengan proyek itu dia berharap Ciledug tidak lagi dilanda banjir. Karena, pada 2020 Ciledug sudah 6 kali kebanjiran.

(eug)

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *