Tokoh Nasional Fenomenal Rocky Gerung Siap Jadi Influencer Idris-Imam

Tokoh Nasional Fenomenal Rocky Gerung Siap Jadi Influencer Idris-Imam
DEWAWEB

Urbanjabar.com, DEPOK – Genderang Pilkada Depok 2020 mulai membahana. Bukan tanpa sebab, dalam pesta demokrasi lima tahunan ini hanya diikuti dua pasangan calon yang membuat suasana politik semakin hangat dan seru untuk disimak.

Pasangan Calon Nomor Urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono tampaknya memiliki aura dan daya tarik untuk masyarakat mendukungnya. Bukan saja pendukung, sejumlah lapisan masyarakat pun berbondong – bondong membentuk simpul dalam bentuk relawan demi memenangkan pasangan ini.

Tentu saja mereka mendukung tanpa alasan. Sebab, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono telah memiliki segudang pengalaman. Bukan itu saja, saat ini mereka memiliki 10 program yang dinilai berpihak terhadap masyarakat.

Kini yang jadi sorotan pasangan no urut 2 ini mendapatkan simpatik dari pengamat politik nasional Rocky Gerung. Tokoh nasional fenomenal ini menyatakan kesiapannya untuk menjadi influencer pasangan Idris-Imam.

Hal tersebut diungkapkan Rocky Gerung saat acara ngobrol santai bersama Calon Wakil Wali Kota Depok Nomor Urut 2 Imam Budi Hartono dan Dr. Sutrisno Muslimin di Rumah Sutrisno, Jalan Raya Curug Agung, Taman Ventura Indah II Blok K Nomor 3-5 RT 002/010, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok pada Selasa (17/11).

Rocky Gerung mengatakan, salah satu alasan dirinya mau menjadi influencer Idris-Imam lantaran 10 program pasangan ini sangat relevan dengan kondisi kekinian.

“Jadi harus di tahu bahwa semua kota-kota di dunia ini sekarang ingin mengembalikan agar sebuah kota tidak hanya kebisingan mobil, motor dan tembok. Tapi juga harus dipenuhi dengan tumbuhan yang hijau sehingga kita bisa menemukan lagi suara burung-burung ditengah kota,” ujar Rocky Gerung.

Seperti diketahui, salah satu program pasangan Idris Imam adalah membangun alun-alun dan taman hutan kota di wilayah barat Kota Depok. Menurut Rocky, janji tersebut sangat bagus dan bertujuan menjaga ekosistem lingkungan.

“Jadi program Idris-Imam yang akan membuat alun-alun, taman hutan kota sangat mendukung terpenuhinya sebuah kota yang hijau. Makanya saya mau jadi influencer saat pilkada ini. Apalagi dia alumni UI,” lanjut Rocky.

Tidak itu saja, itu program menjadikan 10.000 perempuan pengusaha merupakan sebuah program yang cukup luar biasa.

“Bagi saya ini program yang cukup bagus. Kita tau bersama bahwa dalam Islam awalnya pengusaha perempuanlah yang menopang perjuangan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok Mohammad Idris-Imam Budi Hartono mempersiapkan 10 janji kampanye bilamana terpilih dalam Pilkada Serentak 2020. Salah satu janjinya adalah program Rp 5 miliar per kelurahan dimana uang tersebut diperuntukkan memberdayakan masyarakat dari tingkat terbawah.

Ketua Tim Pemenangan Idris-Imam, Hafid Nasir mengatakan, dana ini nantinya dapat dipergunakan untuk program pemberdayaan seperti karang taruna dan pelaku UMKM.

“Itu merupakan janji kampanye. Dananya bisa digunakan untuk program pemberdayaan di tingkat kelurahan, seperti Karang Taruna dan para pelaku UMKM. Hal ini menjadi upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Depok,” terang Hafid kepada wartawan, Minggu (13/09/2020).

Ia menjelaskan, Kota Depok memiliki 11 Kecamatan dan 63 Kelurahan. Jika nantinya tiap kelurahan mendapat kucuran Rp 5 miliar maka total dana APBD yang akan dikucurkan sebesar Rp 315 miliar.

Mengenai kesanggupan APBD digunakan untuk program tersebut, Hafid menjawab hal itu bisa dan mampu dilakukan.

“Kalau dari sisi alokasi anggaran untuk kesehatan 10 persen dari APBD sudah harus terpenuhi, minimal 20 persen untuk anggaran pendidikan sudah menjadi kebijakan pemerintah harus di optimalkan,” jelas Hafidz.

“Tapi kan kedepan bagaimana kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kalau bab itu sudah tidak harus dibahas, karena sudah harus masuk dalam rancangan kegiatan APBD. Nantinya kan bagaimana Kiai Idris dan Pak Imam memimpin,” imbuhnya.

Selanjutnya, Hafidz mengatakan, pemberian dana kelurahan ini dimaksudkan untuk mewujudkan program pemberdayaan di tingkat kelurahan dengan lebih baik.

Sehingga program pemberdayaan masyarakat bisa lebih diintensifkan di tingkat kelurahan dan akan dilakukan pendampingan agar memberikan hasil yang baik.

“Salah satunya pelaku usaha mikro bisa lebih intens dan masif dilakukan, jadi tidak hanya sekadar pelatihan yang dilakukan tapi bagaimana bentuk pelatihan ini ada program pendampingan sehingga tingkat keberhasilan bisa tercapai diatas 80 persen,” kata dia.

Hafidz juga memaparkan nantinya akan dilakukan kajian lebih dulu terhadap pemberian program tersebut lantaran tiap-tiap kelurahan memiliki kearifan lokal yang berbeda-beda. Seperti di Bojongsari, ada budidaya ikan hias, karena tidak hampir semua kelurahan ada budidaya ikan hias.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here