Anggota DPD Dapil Papua Menilai Otsus dan Kesejahteraan Papua adalah Hal Yang Tidak dapat Dipisahkan

DEWAWEB

URBANJABAR, JAKARTA – Anggota DPD Dapil Papua dan Papua Barat M. Sanusi Rahaningmas, mengatakan, otsus dan kesehjateraan papua merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan. Dalam perjalanannya kurang lebih 10 tahun, otsus telah dikelolah Provinsi Papua Barat, banyak hal yang sudah didapatkan dan telah terima dari masyarkat.

Meski demikian, Ia menilai bahwa masih banyak masyarakat Papua yang tidak puas, ini tidak bisa dipungkiri.  Masyarakat belum menikmati otsus secara utuh, khususnya alokasi dana otsus di Papua Barat masih dijalankan dengan peraturan gubernur, belum ada perdasus.

“Banyak anak Papua sekolah dengan biaya sendiri apalagi yang orang tuanya tidak mampu. Target 20% dana otsus untuk pendidikan masih belum tercapai. Pemberian dana beasiswa itu tidak sama, ada yang dapatnya sedikit ada yang dapatnya banyak. Padahal semua anak Papua punya hak yang sama, jangan hanya karena anak pejabat diprioritaskan” ungkapnya saat mengisi acara talkshow & diskusi media secara daring yang bertajuk; Otsus & Masa Depan Papua, Minggu (29/11/2020) siang.

Karena itu, Ia menilai Otsus harus dievaluasi agar kedepan tidak ada lagi pro kontra. Hal ini menjadi perhatian pemerintah.

“Kita perlu melakukan evaluasi, dan ada regulasi, dan jangan hanya dilakukan di sekolah negeri tapi juga sekolah swasta. Apapun yang ingin kita perbaiki untuk meningkatkan sumber daya anak-anak, berawal dari naruni yang baik” ucapnya.

Sebelumnya kegiatan ini menghadirkan beberapa pembicara diantaranya Stafsus Presiden Billy Mambrasar, Anggota DPD Dapil Papua dan Papua Barat M. Sanusi Rahaningmas, S.Sos.,M.Sip, Peneliti dan Dosen IAIN Sorong Prof. Dr. Ismail Wakke, Ph.D, dan yang terakhir Eks Ketua DPP KNPI Muhammad Rifai Darus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here