Putri JK Polisikan Ferdinand dan Rudi, Bendum PB IKAMI SULSEL : IKAMI SULSEL Mendukung

Photo : Muhammad Ridha (Bendum PB IKAMI SULSEL)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Jakarta – Bendahara Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa / Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (PB IKAMI SULSEL) turut angkat suara terkait kasus fitnah terhadap Pak Jusuf  Kalla oleh Ferdinan Hutahaean dan Rudi S Kamri melalui cuitan di twitternya.

Bagi Ridha, apa yang telah dilakukan Ferdinand dan Rudi merupakan tindakan pencemaran nama baik bagi Pak JK dikarenakan cuitannya menyebabkan berita fitnah tentang pak JK tersebar di Internet, bahkan sempat tranding di twitter. (07/12/2012)

“Pak JK adalah tokoh nasional yang telah berjasa banyak bagi negeri dan tidak pantas jika Pak JK diperlakukan demikian, oleh karena itu kami mendukung upaya Kak Muswira Kalla dalam melaporkan Ferdinan Hutahaean dan Rudi S Kamri ke Polri terkait kasus fitnah tersebut” lanjut Ridha

“Bagi kami, apa yang dilakukan Feridinand dan Rudi ini sudah menyangkut masalah siri’ atau kehormatan dan dalam prinsip orang bugis, siri’ adalah hal yang prioritas untuk dijaga dan ditegakkan, maka jika ada yang berusaha mengusik kehormatan dari tokoh Sulawesi Selatan ini, maka IKAMI SULSEL tidak akan tinggal diam” tambahnya

“Selanjutnya, jika diperlukan melalui Ketua Umum PB IKAMI SULSEL, Muh Iqra Zulfikar Wisnu dan Sekretaris Jendral PB IKAMI SULSEL, Abdullah akan menginstruksikan kepada seluruh cabang IKAMI SULSEL se-Indonesia untuk melakukan langkah-langkah tegas  untuk mendorong POLRI dalam menindak tegas Ferdinan  Hutahaean dan Rudi S.” pungkas Ridha.

Sebelumnya dikatahui bahwa Ferdinand yang dilaporkan karena cuitan beliau di twitter yang berbunyi “Hebat juga si caplin, bawa duit sekoper ke Arab, bayar ini itu beres semua. Agenda politik 2022 menuju 2024 sudah dipanasi lebih awal. Tampaknya presiden akan sangat disibukkan oleh kegaduhan rekayasa caplin demi anak emasnya si asu pemilik bus edan”.

Adapun Ferdinand dan Rudi dilaporkan dengan Pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Laporan Muswira itu diterima polisi dengan nomor laporan ST/407/XII/Bareskrim tertanggal 2 Desember 2020. Dalam laporan tersebut Musjwirah melampirkan sejumlah barang bukti berupa tangkapan layar unggahan Ferdinand dan Rudi di Twitter, YouTube, dan Facebook.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here