Wartawan Peduli Covid-19 di Kabupaten Bekasi Punya Dua Tugas

Wartawan Peduli Covid-19 di Kabupaten Bekasi Punya Dua Tugas
Wartawan peduli covid-19 bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Senin, 14 Desember 2020. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten BekasiKasus covid-19 di Kabupaten Bekasi terus meningkat secara hingga detik ini. Oleh karena itu, Satgas Covid-19 setempat memikirkan strategi baru untuk mendisipilinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Peningkatan cukup signifikan. Di kita (Kabupaten Bekasi) naik-turun. Sempat 400 (kasus), juga 300. Sekarang naik lagi 518. Secara nasional pertumbuhan kasus positif mencapai 8.000,” ujar dia di Mapolres Metro Bekasi, Kecamatan Cikarang Utara, Senin, 14 Desember 2020.

Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi kini menggandeng wartawan yang dianggap sebagai mitra untuk informasi yang lebih intens mengenai pelanggaran protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Hendra menyakan setidaknya ada dua tugas pers peduli covid-19 itu.

“Pertama monitoring dan melaporkan masyarakat yang melanggar 4M. Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” ucap dia di hadapan para wartawan dan anggota Satgas Covid-19 lainnya.

“Apabila ada yang melanggar, laporkan kepada kami. Kami ada call center. Insya Allah kami tindak lanjuti. Perpanjangan tangan pers ini sangat masif, karena pers ini di mana ada kejadian dan kejahatan pasti tahu,” sambung dia.

Tugas kedua, kata perwira melati tiga ini, adalah memburu orang-orang yang isolasi mandiri tetapi di rumah yang kondisinya tak laik untuk isolasi.

“Sampaikan kepada kami, nanti kami jemput. Kami ada mobil pemburu covid-19,” katanya.

Pasien itu nanti akan dibawa ke pusat karantina yang terdapat di Dormitory Presiden University atau Gedung Bapelkes Cikarang.

“Untuk 4M prokes itu kita lakukan pendisiplinan di masyarakat. Itu terus berjalan. Untuk yang isolasi mandiri (dipindahkan) untuk mempercepat tingkat kesembuhan,” katanya.

Selain itu, dia yakin dengan kepiawaian wartawan dalam meracik kata mampu membuat masyarakat tergugah untuk selalu menaati protokol kesehatan.

“Wartawan juga memiliki narasi yang sangat baik apabila ada kegiatan yang kami miliki atau kami kerjakan. Saya butuh narasi wartawan yang sangat baik,” demikian Hendra.

(bks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here