Soal WC Viral, Ini Jawaban Bupati Bekasi

Soal WC Viral, Ini Jawaban Bupati Bekasi
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja tengah melihat bagian WC yang menjadi viral di media sosial, Cikarang Utara, Selasa, 15 Desember 2020. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Isu WC viral berkembang liar pekan kemarin. Kabar yang berkembang, anggaran Rp200 juta digunakan hanya untuk membuat WC sebesar 12,25 meter persegi saja.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninjau salah satu WC di SDN Karangraharja 02, Kecamatan Cikarang Utara, Selasa, 15 Desember 2020, pagi. Eka memastikan WC itu laik fungsi dengan menyalakan keran baik di fastafel, tempat wudu, dan juga bagian dalam urinoir. WC berornamen Betawi pada bagian ventilasi itu sempat viral beberapa hari lalu.

Kemudian, Eka juga melihat langsung paket pembangunan yang bersamaan dengan WC itu, yaitu tangki penyimpanan air di atas dan di bawah dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter. Selain itu, wastafel yang terletak di tiap depan ruangan kelas juga tak luput dari peninjauan.

“Tujuan (pembuatan semua itu, Red) dalam rangka menghadapi pembelajaran tatap muka, termasuk sanitasi, tempat wudu, tempat cuci tangan, dan lainnya. Ini sengaja kita anggarkan untuk mendukung itu,” ucap Eka kepada para wartawan.

Anggaran yang digelontorkan Pemkab Bekasi untuk proyek tersebut mencapai Rp98 miliar untuk seluruh SDN dan SMPN seluruh Kabupaten Bekasi yang berjumlah 488 unit atau kira-kira tiap sekolah dianggarkan Rp200 jutaan.

“Ini tidak hanya bangun WC, tapi sarana yang lainnya juga. Pada intinya dalam rangka covid-19 berbagai upaya kita lakukan. Kita harus mulai rangka recovery pasca covid-19. Misalnya Disnaker dengan program pelatihan kepada tenaga kerja yang terdampak covid secara ekonomi,” ucap dia.

Eka menegaskan bahwa belum ada satupun proyek yang selesai dan Pemkab Bekasi belum menyerahkan uang proyek itu, kecuali uang muka sebesar 30 persen untuk para kontraktor. Akan tetapi, itu sudah sesuai peraturan.

Nanti, kata Eka, usai proyek itu selesai, Dinas teknis terkait akan memeriksa dan membayar sesuai pekerjaan yang selesai.

“Saya tegaskan kalau ada dinas yang mempermainkan anggarakan pasti kita akan tindak tegas,” ucapnya mengakhiri wawancara.

(bks)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here