Berapa sih, Besaran Iuran Aparatur Desa Jika Ingin Dilindungi Jaminan Sosial Tenaga Kerja ?

Berapa Sih Besaran Iuran Aparatur Desa Jika Ingin Dilindungi Jaminan Sosial Tenaga Kerja ?
DEWAWEB

Urbanjabar.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP-Jamsostek) mencatat baru 19 desa dari 180 desa yang melindungi aparatur desa dalam jaminan sosial.

Kepala Cabang BP-Jamsostek Cikarang, Achmad Fatoni mengatakan sesuai Permendagri No 18 Tahun 2018, diatur APBDes untuk jaminan sosial aparatur desa dan Anggota BPD.

“Di Permendagri itu ada dua, jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian, dua itu iurannya hanya 0,54 persen dari penghasilan tetap aparatur desa,”kata Achmad Fatoni.

Artinya, jika aparatur desa digaji sekitar dua juta perbulan, “Kalau misal gaji dua juta saja ya. Itu iuran hanya sekitar 10.800 setiap bulannya,”kata Fatoni kepada awak media.

Dengan iuran segitu, aparatur desa yang terkena musibah kecelakaan kerja saat melakukan dinas, BP Jamsostek bakal melakukan perlindungan resiko berupa biaya perawatan sesuai kebutuhan medis, santunan cacat, santanunan sementara tidak mampu bekerja.

jika tingkat kecacatannya mencapai 70 persen atau meninggal dunia diberikan juga beasiswa bagi dua anaknya dari pendidikan dasar TK atau Paud sampai dengan strata1 besara akumulasinya 174 juta.

Sedangkan, untuk aparatur desa yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja diberikan santunan kematian sebesar 48 kali gaji yang dilaporkan.

Sedangkan, untuk JHT dikatakan Fatoni memang tidak diatur dalam permendagri, namun untuk layanan JHT sendiri sebesar 5,7 persen dari penghasilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here