Kue Rangi, Makanan Khas Betawi yang Asyik Disantap saat Hangat

  • Share
Kue Rangi
Penjual kue rangi di Kota Bekasi, Tono, Minggu, 3 Januari 2021. (Foto: Muhammad Sofyan/urbanjabar.com)

 

Urbanjabar.com, Kota Bekasi – Pada zaman digital dan ekonomi terbuka seperti saat ini, makanan impor seolah menggeser posisi makanan tradisional yang dulu akrab di tengah masyarakat. Di Bekasi, makanan khas yang turut terpinggirkan dari masyarakat adalah rangi.

Wartawan urbanjabar.com secara tidak sengaja bertemu dengan salah seorang penjual rangi bernama Tono di Jalan Lokomotif, RT 2 RW 15, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.

Baca juga berita seputar Wilayah di Urbanjabar.com

Dia mendorong gerobaknya dari mulai Kali Abang Tengah Hingga Babelan. Menurut pengakuannya dalam sehari, dia bisa meraup omzet Rp100.000 hingga Rp200.000.

“Alhamdulilah daganga mah habis terus, gak pernah sisa. Lumayan sehari bisa 100 Sampe 200, ” ucapnya, Minggu, 3 Januari 2021.

Dia Juga bercerita bahwa sudah mulai kesulitan mendapatkan bahan baku pembuatan kue khas Betawi tersebut seperti sagu, dan aren. Itu adalah bahan utama, pembuatan kue yang enak disantap selagi hangat itu.

Tono tetap mempertahankan penyajian model lama dengan penyajian dipanggang dengan kayu bakar.

Menurutnya pengunaan kayu bakar membuat rasa khas kue rangi tetap terjaga dibandingkan dengan menggunakan kompor gas.

“Kalo kesulitannya bahannya kan dari sagu, aren, udah jarang yang jual sagunya. Saya juga tetep bakar pake kayu biar jaga rasanya tidak berubah kalo pake kompor gas rasanya berubah gak kaya kue rangi lagi kurang enak,” demikian dia.

(msn)

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *