Benarkah Ada Aparat Terlibat Kasus Pemukulan di Hotel Batiqa?

Rekaman CCTV peristiwa pemukulan di Hotel Batiqa, Cikarang Selatan, Minggu, 3 Januari 2021 (Foto: Istimewa)
DEWAWEB

 

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Salah Satu Staf Hotel Batiqa yang menjadi korban pemukulan, Antonius Heru, menuturkan bahwa dia mendengar ada salah satu dari ketujuh orang itu mengaku sebagai aparat. Bahkan, Antonius mengaku sempat melihat kartu tanda anggota orang itu. Apakah benar ada aparat terlibat kasus pemukulan itu?

Kapolsek Cikarang Selatan, Komisaris Sukadi, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara, tidak ada aparat terlibat.

“Temennya (tersangka) banyak dari TNI-Polri. Saat penganiayaan tidak terlibat. Setelah terjadi penganiayaan tersebut, temennya meminta bantuan polisi dan TNI. Polisi datang dan ikut mendamaikan,” ucap dia.

Sukadi menjelaskan memang tersangka memiliki banyak teman dari kalangan TNI maupun polri. Saat ini tiga orang diperiksa dengan status sebagai tersangka.

Baca juga: Tiga orang jadi tersangka atas kasus ini Urbanjabar.com

“Saya tegaskan, dalam pemeriksaan, saki-saksi tidak ada oknum TNI dan Polri,” kata dia.

Pelaku terancam Pasal 170 dan 351 KUHP dengan ancaman penjara hingga 5 tahun.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pelaku yang datang ke hotel sudah dalam kondisi mabuk.

Pihak hotel tak mengaminkan keinginan pelaku untuk makan di restoran itu karena sudah tak beroperasi. Pelaku datang pukul 02.00 pagi.

“Kemudian dijelaskan oleh Staff FO kami, Fauzi bahwa restoran kami sudah tutup, karena jam operasional restoran dalam masa pandemi adalah jam 11 malam. Namun ketujuh tamu tersebut bersih keras untuk memesan minuman dari restoran,” terang Marketing Communication Hotel Batiqa, Risda, melalui keterangan resmi pada 3 Januari 2021.

(bks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here