Aparatur Desa Minim Jaminan Sosial, DPMD Perbolehkan Pemdes Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Ilustrasi pegawai BPJS Ketenagakerjaan (Foto: Istimewa)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi memastikan pemerintah desa (pemdes) bisa memberikan jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) untuk aparatur desa.

“Untuk BPJS Kesehatan sudah, kalau BPJS Tenaga Kerja memang belum, tetapi dipersilahkan untuk pemerintah desa yang mau ikut BPJS Tenaga Kerja,”kata Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida.

Ida menyebutkan jika, jamsostek juga penting untuk jaminan sosial aparatur desa ketika sedang bertugas,”Kalau BPJS Tenaga Kerja kan cover, jika ada yang kecelakaan kerja dan lainnya,”tuturnya.

Pemdes, dikatakan Ida boleh langsung mengikuti program jamsostek tanpa harus menunggu instruksi DPMD,”Kembalikan lagi ke perangkat desa, kalau memang dibutuhkan tidak perlu menunggu rekomendasi,”ucapnya.

Jamsostek untuk aparatur desa dikatakan Ida bisa ditetapkan melalaui musyawarah desa,”Kita serahkan kembali ke desa. Melalui proses perencanaan dan musyawarah,”tuturnya.

Jika anggaran desa mencukupi, tidak menutup kemungkinan aparatur desa dilindungi jaminan sosial tenaga kerja,”Tahun depan yang harus ada itu BLT dan Stunting,”tegas dia.

Kepala BP-Jamsostek Cikarang, Achmad Fatoni mengatakan sesuai permendagri jaminan sosial adalah kematian dan kecelakaan kerja, namun tidak menutup kemungkinan jika pemdes ingin mendaftarkan Jaminan Hari Tua (JHT).

“Untuk itu jaminan sosial tenaga kerja mencakup kematian dan Kecelakaan tenaga kerja itu hanya 0,54 persen dari penghasilan tetap,”tuturnya.

Jadi misalnya, aparatur desa berpenghasilan dua juta perbulan, iuran hanya sekitar 20 ribu. Sedangkan JHT hanya 5,7 persen dari penghasilan.

Seperti pada Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), perlindungan resiko pekerja berupaya biaya perawatan sesuai kebutuhan medis,santunan cacat, santan sementara tidak mampu bekerja.

“Jika tingkat kecacatannya mencapai 70 persen atau meninggal dunia diberikan juga beasiswa bagi dua anaknya dari pendidikan dasar TK atau Paud sampai dengan strata1 besara akumulasinya 174 juta,”tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here