Penjual Abu Gosok di Tengah Terpaan Zaman

  • Share
Wagino, si penjual abu gosok, saat ditemui di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis, 8 Januari 2021. (Foto: Muhammad Sofyan/urbanjabar.com)

Urbanjabar.com, Kota Bekasi – Siapa yang masih ingat dengan abu gosok? Dulu, penjual abu gosok tak sulit ditemui. Abu gosok biasanya digunakan untuk membersihkan peralatan memasak. Perannya kini tergeser oleh sabun produksi perusahaan besar.

Tak disangka, memasuki 2021 masih ada yang menjual abu gosok. Ya, dialah si Wagino yang sampai saat ini masih menjual serbuk itu dan terus keliling setiap hari.

Pukul 05:00 WIB, Wagino mulai menjajakan abu gosok. Dia mengayuh gerobak sepeda dari rumahnya di Kampung Bulu, Kecamatan Tambun Selatan, hingga ke Pondokkopi, Jakarta Timur. Biasanya dia kembali pulang pukul 10:00 WIB.

“Selain hari Jumat saya keliling kadang sampai Pondokkopi (Jakarta). Kalau hari Jumat saya mangkal di sini saja. Sekali jalan saya bawa 200 (kantong) abu gosok,” ucap dia kepada urbanjabar.com.

Di sini yang dia maksud adalah tempat di mana kami menemuinya: Jalan Duta Raya, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.

Sudah lima tahun dia menekuni profesi itu. Pria asal Purbalingga itu mengaku minim pembeli apabila menjajakan di perkampungan. Berbeda jika dia berjualan di jalan raya.

Sekantong abu gosok seharga Rp5.000 sampai Rp10.000. Wagino lanjut bercerita, terkadang beberapa orang merasa iba dengannya dan membelikannya makan atau membiarkan kembalian diambilnya.

“Ya, namanya dagang tidak selalu habis. Kadang masih ada aja yang sisa. Tapi, alhamdulillah saya masih bisa nafkahin 13 anak saya,” demikian dia.

(msn)

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *