Berkunjung Penangkaran Lutung Jawa di Muaragembong

Daman, pemandu, menunjukkan habitat lutung Jawa berada, Muaragembong, Jumat, 8 Januari 2021. (Foto: Muhammad Sofyan/pojokbekasi.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Lutung Jawa di Muaragembong terancam punah. Ya, dengan kata lain terancam tak ada lagi di tempat itu. Tak dapat dilihat, dan tak dapat didengar ringkikan riangnya sewaktu bergelantungan di pohon. Sekarang pun, mereka tak dapat dilihat begitu saja karena satu hal: jumlah mereka semakin sedikit.

Hewan dengan nama latin Trachupithecus auratus itu kini benar-benar dilindungi dalam sebuah penangkaran yang berlokasi di Kampung Muarabende, Desa Pantaibahagia, Kecamatan Muaragembong.

Lokasi penangkaran tak dapat diakses lewat jalur darat. Pengunjung harus menyewa perahu warga setempat untuk sampai ke sana.

Sewaktu Wartawan Urbanjabar.com turun dari perahu, Daman menyambut hangat. Dia adalah penjaga penangkaran ini. Berjalan di atas jembatan kayu yang tampak lampuk, kaki-kaki bersepatu menapaki langkah menuju lokasi di mana lutung berwarna hitam itu hidup berkoloni.

“Kalo yang berkunjung ke sini sudah banyak. Dari mahasiswa, artis, sampai pejabat daerah dateng ke sini untuk liat lutung Jawa,” ucap dia, Jumat, 8 Januari 2021.

Meski terkesan mendatangkan banyak orang-orang penting dan berpengaruh, ternyata dampak yang dihasilkan tak berbanding lurus.

“Kebanyakan cuma datang aja berkunjung, terus foto-foto, pulang. Ada janji dari pejabat yang datang mau dibuat tempat seperti wisata terapung. Cuma belum ada kejelasan lagi sampai sekarang,” imbuh dia.

Pria yang sehari-hari bekerja mengurus tambak itu tak jarang memergoki orang-orang dengan senapan dengan niat jahat. Ya, memburu hewan-hewan yang semestinya dilindungi karena jumlahnya semakin sedikit.

“Saya suka nemuin orang yang nyoba ngambil anak lutung waktu turun minum. Karena, ketika panik induk lutung biasa meninggalkan anaknya,” kata dia. Sudah pasti Daman menegur orang itu agar mengurungkan niatnya.

“Lutung Jawa hidupnya berkelompok, sampai 20 ekor per kelompok. (Jumlahnya) kurang dari 100 ekor, kalau yang ada di Muarabendera kadang kelompoknya ada yang nyebrang sungai ke pulau atau tempat lain barenag kelompoknya,” kata dia.

Daman berharap agar tempat itu mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi agar, lutung Jawa tak benar-benar punah sebagaimana dikhawatirkan oleh orang-orang.

(msn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here