Harga Daging Meroket, Pedagang Bakso Tak Kurangi Porsi dan Naikkan Harga

Salah satu pedagang bakso di bilangan Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur. (Foto: Urbanjabar.com/Muhammad Sofyan)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kota Bekasi – Pemogokan yang dilakukan oleh para pedagang daging tak lantas membuat usaha bakso terdampak serius sampai memengaruhi harga jual.

Meski demikian, bukan berarti hal itu bebas keluhan. Para pedagang bakso juga tetap mengeluhkan kenaikan harga daging di pasaran.

Pemilik Bakso Rudal, Yanto, mengakui kenaikan harga daging berimbas terhadap ongkos produksi, apalagi daging merupakan bahan utama pembuatan makanan berbentuk bulat itu.

“Mau gak mau ya kita beli juga emang bahan utamanya daging sapi gak bisa kita ganti atau campur sama yang lain, bisa ngerusak rasa,” ucap pria yang berdagang bakso di Jalan Nusantara Raya, Perumnas 3, Kelurahan Arenjaya.

Yanto tak menaikkan harga dan tak mengurangi porsi untuk para pelanggan setianya. Dia masih pada posisi menunggu perkembangan di pasar.

“Kita tunggu saja sampe harga daging normal, kalau ganti harga mau tidak mau kita naikin harga jual juga,” kata dia.

Mul yang menjajakan bakso secara keliling juga mengatakan kenaikan harga daging berimbas pada ongkos produksi.

“Harga tidak naik, cuma tidak ada bonus tambahan,” kata dia singkat. Mul sebelumnya gemar memberikan bonus kepada para pelanggan.

Soal pemogokan para pedagang daging, Mul mengaku masih tetap mendapat daging di Babelan.

“Saya kalau belanja di Pasar Babelan masih ada yang dagang daging tempat penggilingan daging juga masih buka, harapan saya sih harga daging normal lagi biar pelanggan saya gak pindah ke tempat lain,” demikian Mul.

 

(msn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here