Sebentara Lagi Alun-Alun Paamprokan Jadi Ruang Terbuka Bagi Warga Pangandaran

Alun-Alun Paamprokan di Jalan Pamugaran, Kabupaten Pangandaran. (Foto: Humas Pemda Provinsi Jawa Barat)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Pangandaran – Warga Pangandaran kini memupunyai ruang terbuka publik untuk berkumpul dan beraktivitas. Tempat itu adalah Alun-Alun Paamprokan yang tereltak di Jalan Pamugaran.

Alun-alun itu secara resmi dibuka (soft opening) dan ditinjau langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Nama Alun-Alun Paamprokan punya arti, ‘amprok’ berarti bertemu, sehingga dharapkan alun-alun ini menjadi tempat bertemu warga.

Alun-alun Paamprokan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang budaya, ekonomi, dan interaksi sehingga bisa meningkatkan kebahagiaan masyarakat.

Namun, di masa pandemi COVID-19, ia menegaskan agar pemanfaatan ruang terbuka publik ini tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) khususnya memakai masker dan menjaga jarak.

“Saya titip, silakan manfaatkan tentu dengan prokes. Saya tidak bisa memotivasi untuk meramaikan acara (karena masih pandemi), tapi (kebermanfaatan) ruang terbuka publik ini siap dipanen di 2022,” kata Ridwan.

“Jadi 2021 adalah tahun membangun, tahun beres-beres. 2022, tahun memanen kesabaran. Pembangunan bisa maksimal sesuai yang diharapkan,” tambahnya.

Nantinya, terdapat plaza utama, paviliun, menara pandang, pedestrian, splash, mushola, playground, parkiran, shelter UKM/PKL, pos jaga, hingga jogging track di Alun-alun Paamprokan.

Menurut Kang Emil, ruang terbuka publik pun bisa mendorong pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Alun-Alun Paamprokan dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare dari 3 hektare lahan milik Pemda Provinsi Jawa Barat. Persentase pembangunan diperkirakan telah menyentuh angka 80 persen.

Alun-alun yang mulai dibangun pada Oktober 2020 ini akan resmi dibuka untuk publik (grand opening) pada Februari 2021.

 

(pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here