Satpol PP Kumpulkan Rp2 Juta Lebih dari Pelanggar Prokes di Pasar Kranji Baru

  • Share
Anggota Satpol PP Kota Bekasi mendata pelanggar protokol kesehatan di Pasar Kranji Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Selasa, 2 Februari 2021. (Foto: Humas Pemda Kota Bekasi)

Urbanjabar.com, Kota Bekasi – Sebanyak 56 orang terjaring operasi Yustisi di Pasar Kranji Baru. Kecamatan Bekasi Barat, karena kedapatan tidak memakai masker.

Hal tersebut mengacu kepada ketentuan Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Dalam Penanganan Wabah COVID-19 di Kota Bekasi.

“Kita dari Pemerintah Kota Bekasi, hari ini kembali melakukan kegiatan Yustisi bersama dengan Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Koramil 01 dan Polsek Bekasi Kota dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya yang beraktivitas di Pasar agar senantiasa memakai masker serta mentaati Protokol Kesehatan lainnya,” tegas Kabid Gakda Satpol PP Kota Bekasi Saut Hutajulu, Selasa, 2 Februari 2021.

“Dalam pelaksanaanya kegiatan Yustisi Hari ini ada 56 pelanggar yang terdiri dari 51 pelanggar Pria dan 5 pelanggar Perempuan. Pelanggar tersebut kita berhentikan karena tidak memakai masker saat berkendara maupun berjalan kaki disekitaran Pasar Kranji Baru,” sambung dia.

Para pelanggar tersebut didata dan setelah itu diperiksa oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), kemudian pelanggar akan disidang ditempat oleh Hakim Syofia Marlianti Tambunan dari Pengadilan Negeri Kota Bekasi.
“Setelah diputuskan kesalahannya lalu pelanggar akan ditentukan dendanya oleh Jaksa Penuntut Umum dan terakhir membayar sanksi denda yang dititipkan melalui perwakilan Bank BJB,” ucap dia.

Adapun jumlah denda yang terkumpul dari total 56 pelanggar sebanyak Rp2.336.000, yang kemudian masuk ke dalam kas daerah melalui Bank BJB cabang Kota Bekasi, dan jumlah tersebut lebih besar dari kegiatan Yustisi sebelumnya pada hari Kamis 28 Januari 2021 yaitu sebanyak Rp1.674.000.

“Kami dari pemerintah kota Bekasi akan terus berupaya melakukan kegiatan dan penindakan agar warga masyarakat semakin sadar dan taat pada aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, khususnya dalam penanganan wabah Covid-19 ini,” demikian dia.

(bks)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *