Proyek Penimbunan Tanah Urug Serobot Lahan Desa Cibening

  • Share
Pihak desa dan BPD setempat meninjau lahan Pemdes Cibening yang termakan proyek tanah urukan di depan kantor desa, Kecamatan Setu, Rabu, 10 Februari 2021. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Proyek penimbunan tanah urug di Desa Cibening, Kecamatan Setu diduga menyerobot jalan umum desa. Tembok pembatas digeser tanpa sepengetahuan pihak desa.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibening mengatakan proyek tersebut diduga untuk penimbunan tanah urug tanpa seizin dari pihak pemerintahan  desa Cibening.

“Ya, tembok pembatas dibongkar dan digeser sekitar 10 meter memakan bahu jalan. Itu jalan lingkungan milik desa,”kata Anton kepada awak media.

Anton mengaku sudah mengkroscek  ke pemdes dan memastikan proyek tersebut tidak melaporkan ke pemerintahan desa,”Tidak ada laporan, infonya buat penimbunan tanah urug,”ujar dia.

Pria yang juga Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Setu ini sudah meminta proyek dihentikan sementara,”Sudah kita stop, akan diadakan rapat dengan pemdes untuk langkah selanjutnya,”ujar dia.

Proyek penimbunan tanah urug itu berada di lahan sekitar 1,8 hektar. Warga pun tidak setuju jika lahan itu diperuntukkan penimbunan tanah urug yang tidak berijin.

“Itu sudah berjalan sekitar sebulan. Kita ga tahu untuk apa, yang jelas kalau merusak lingkungan kami tidak setuju,”kata Zaenal.

Zaenal mengatakan semenjak ada proyek penimbunan tanah urug, jalan Amaraden terdapat kerusakan,”Sudah ada yang rusak, tapi langsung dibenerin,”tuturnya.

Proyek penimbunan tanah urug itu berada persis didepan Kantor Desa Cibening. Tampah terlihat tumpukan tanah merah disekitar lokasi.

 

(bks)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *