PPKM Tingkat RT-RW, Camat Setu Laksanakan Video Conference

PPKM Ketingkat RT RW, Camat Setu Laksanakan Video Conference
Camat Setu menggelar video conference dengan para pengurus RT dan RW dalam rangka sosialisasi PPKM, Kamis, 18 Februari 2021. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Camat Setu Joko Dwijatmoko memimpin video conference dengan Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW), Kamis, 18 Februari 2021. Video conference ini membahas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Joko mengatakan PPKM dilanjutkan ke tingkat RT/RW sesuai instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

“PPKM akan dipersempit ke tingkat RT/RW. Ada kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT/RW. Karena situasi masih pandemi, tidak mungkin kita kumpulkan satu area, makanya kita laksanakan video conference,”kata Joko.

Joko menyebutkan kepada Ketua RT/RW yakni zona kuning dengan kriteria apabila terdapat satu sampai lima rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat.

Zona oranye dengan kriteria kalau terdapat enam sampai 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendaliannya adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Setelah itu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

Zona merah kriterianya jika terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah pemberlakukan PPKM tingkat RT yang mencakup.

“Untuk zona merah, langkah diambil melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat, menutup rumah ibadah dan bermain anak, melarang kerumunan lebih dari tiga orang dan membatasi ke luar wilayah RT,” kata dia.

Ditemui ditempat terpisah Kepala Desa Cijengkol, A Saefulloh mengaku sudah memberikan edukasi kepada Ketua RT/RW. Selain melakukan pemetaan zonasi para pengurus diminta aktif menegakkan protokol kesehatan.

“Kalau ada warganya yang tidak menggunakan masker, saya minta Ketua RT/RW untuk tegas menegur, ga usah takut, karena sudah menjadi bagian tugas melindungi warganya,” tegas dia.

(bks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here