Kades Burangkeng Bakal Berikan Sanksi Bagi RT/RW Lalai Dalam Penanganan Covid-19

Kepala Desa Burangkeng, Nemin. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Kepala Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Nemin meminta jajaran Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) untuk tegas dalam penegakan protokol kesehatan (prokes). Ia menyiapkan sanksi jika RT/RW lalai dalam penangan Covid-19.

“Di RT/RW ada satgas penanganan covid-19. Jika itu berjalan dengan baik mudah-mudahan angka Covid-19 di Desa Burangkeng mengalami penurunan,”kata Nemin.

Nemin meminta RT/RW tegas jika ada warganya lalai dalam menjalankan prokes. RT/RW dipersilahkan untuk menegur langsung warga.

“Itu sangat boleh, sangat boleh RT/RW menegur warganya. Kami meminta tegas, karena kan ga mungkin memantau semua,”tuturnya.

Pemerintah Desa Burangkeng sudah mengeluarkan peraturan yakni setiap warga baru di wilayahnya wajib menunjukan hasil swab negatif pengurus RT/RW.

“Di BTR 7 itu perumahan baru, banyak warga baru berdatangan. Jika tidak mau menunjukkan hasil swab harus diisolasi selama 14 hari jauh dari warga. 14 hari tidak ada apa-apa baru diperbolehkan masuk kerumahnya,”tegasnya Nemin.

Selama masa isolasi, pengurus RT/RW harus memantau kondisi kesehatan warganya,”Jangan diisolasi, tapi tidak ada pengawasan. Karena bagaimanapun nanti itu warga Burangkeng,”tuturnya.

Nemin dengan tegas bakal memberikan sanksi kepada Ketua RT/RW yang tak mampu menegakkan prokes diwilayahnya.

“Karena kami tidak mungkin mengawasi semua warga. RT/RW lah yang berfungsi. Kalau RT/RW lalai, lambat, tidak tegas dalam penanganan Covid-19, kami berikan sanksi seperti honornya ditahan,”ucap Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini.

 

(bks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here