Pemda Kabupaten Bekasi Dapat Tindak Galian Ilegal

Galian Pasir di Nawit
Galian pasir ielgal di Kampung Nawit, Kertarahayu, Setu. (Foto: iistimewa)
DEWAWEB

Pojokbekasi.com – Aktivitas galian tanah merah kategori C di Desa Kertarahayu, Setu, menyedot perhatian publik. Pasalnya pengelola membandel meski sudah tidak diizinkan pemerintah desa.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jawa Barat, Ade Afriandi, menyoroti galian tanah diduga ilegal di Kampung Nawit Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu yang beroperasi meski sudah dilarang Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Seharusnya, kata Ade, Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat menindak menertibkan galian ilegal itu sesuai dengan peraturan daerah (Perda) Kabupaten Bekasi.

“Untuk dapat melaksanakan penertiban pertambanhan tanpa izin oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi gunakan payung hukum Perda Kabupaten Bekasi,” kata dia.

Sempat Diberhentikan Wagub, Galian Tanah Ilegal di Kertarahayu Sekarang Lanjut Lagi
Galian tanah yang berada di Kertarahayu, Maret 2021.

Ade menyebutkan Perda bisa memakai RTRW,RDTR dan lingkungan hidup.

“Atau perda lain yang mengatur urusan dimaksud,” ucapnya.

Ketua BPD Kertarahayu, Dedi, menjelaskan bahwa pengusaha membandel meski sudah tidak diizinkan ke pemerintah desa.

“Pemerintah desa sudah melakukan penolakan permohonan ijin secara lisan yang dilakukan oleh pengusaha, karena memang secara tata ruang merupakan zona hijau,” tuturnya.

“Selanjutnya kami akan meminta kepada pihak-pihak terkait yang berwenang dalam hal ini dinas lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan kementerian lingkungan hidup untuk bisa menutup galian C, dimana kegiatan ini sudah di sidak oleh wakil gubernur Jawa Barat tahun 2020,” paparnya

(dil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here